1Orbit

1Orbit

  • WpView
    LETTURE 125
  • WpVote
    Voti 18
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, apr 21, 2025
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Mata: "Dunia ini adalah mesin raksasa yang mengunyah harapan dan meludahkan keputusasaan. Kau boleh percaya keadilan, sampai ujungnya mati." Analise: (tersenyum kecil, menatap langit malam) "Jika dunia seperti itu, maka aku akan menjadi lilin sekecil apa pun. Aku tak bisa mengubah gelapnya, tapi aku bisa menolak tenggelam di dalamnya. karena meski keadilan mungkin ilusi, lebih baik bertahan daripada mati tanpa perlawanan." Trigger Warning!!! Mengandung tema depresi, bunuh diri, penyakit kronis, dan eksistensialisme. Bacalah dengan bijak. Novel ini akan menunjukkan betapa busuknya dunia dan betapa tak adilnya takdir. Ini bukan kisah tentang pahlawan, bukan juga tentang kemenangan, ini tentang dua orang yang dipaksa menerima kenyataan bahwa hidup tidak pernah benar-benar adil. Mereka tidak mengejar kebahagiaan, hanya mencoba bertahan di dunia yang terus menerus menguji seberapa jauh seseorang bisa tersakiti sebelum akhirnya menyerah. Tidak akan ada keajaiban, hanya perjalanan panjang melawan sesuatu yang sejak awal sudah mustahil untuk dimenangkan.
Tutti i diritti riservati
#331
dark
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Never Be The Same
  • MY MOODBOOSTER FROM AFRICA
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia
  • Sunyi tak terlihat
  • PESTA SUNYI (TERBIT)
  • Lily Kacamata - [ COMPLETED ]
  • 3A PROBLEM'S [TERBIT]
  • [Complete] Senja di balik Hujan
  • Ruang kosong di pojok Hati (SELESAI)
  • Menentukan Takdir Antagonis

Aku dan kau, kita adalah dua bintang di galaksi yang sama, namun berada pada orbit yang tak pernah berpotongan. Kita bersinar di langit yang sama, berbagi malam yang sama, tetapi tak pernah bisa saling menyentuh. Alasya dan Rey, dua jiwa yang tersesat di antara perasaan dan takdir yang tak bisa mereka kendalikan. Setiap detik di antara mereka adalah ketidakpastian, seakan senja selalu berhenti pada titik di mana mereka bisa bertemu, tetapi tak bisa bersatu. Bagi Alasya, cinta adalah perasaan yang hadir tanpa diminta, namun selalu berakhir dengan pengorbanan. Sedangkan bagi Rey, cinta adalah mimpi yang ingin ia genggam, tetapi selalu lepas seperti pasir di sela jemari. Suatu hari, Rey berbisik, "Aku mencintaimu." Tapi apakah kata itu cukup? Apakah satu kata mampu menghapus segala jarak di antara mereka? Mampukah kata itu mengubah takdir mereka? Alasya dan Rey harus memilih: bertahan dalam keheningan yang aman atau melawan takdir, meski tak ada jaminan akan bahagia. Akankah mereka berani mengubah garis hidup yang telah dituliskan, atau justru membiarkan perasaan mereka menjadi kenangan senja yang tak sempurna?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti