Through the Wind

Through the Wind

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 14, 2025
Di tengah ketidakmungkinan dan rasionalitas berlebih yang menggelayuti pikiran kebanyakan manusia saat ini, angin mendobrak semua stigma yang ada. Ia memberikan takdir terbaik kepada dua insan di belahan bumi berbeda, hingga sembuhlah luka dan genaplah belahan jiwa. Pada akhirnya, semua takdir itu dihubungkan melalui kebaikan hati angin dan kawan-kawannya.
All Rights Reserved
#433
classic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOUCHED (End)
  • SCOVIO HEART
  • Permintaan Maaf Anggis [END]
  • Hello Stranger || Bang Chan
  • May I Love You?
  • First & Last [✔]
  • Because Of You
  • Langit Yang Sama
  •  REMEMBER {Krist x Singto}
  • Yang Pernah Patah

Cerita hanyalah fiktif belaka, jika ada kesamaan nama, kejadian dan tempat maka itu adalah unsur ketidaksengajaan Hanum harus merasakan pahit ditinggalkan oleh suaminya dalam kecelakaan saat pergi bekerja. Bersama dengan anaknya Azka yang baru berumur 3 tahun, Hanum yang berusia 28 tahun harus menjadi ibu dan berusaha membuat Azka tak pernah merasa kekurangan terhadap sosok ayah. Namun ketika kesempatan kedua datang, di waktu yang tidak pernah ia sangka, dengan orang yang tidak pernah terlintas dalam benaknya, akankah ia menyambutnya? ○○○ Menyandang status "duren" alias duda keren di kantor selama 8 tahun bukan hal yang mudah bagi Andre. Selain ia tahu bahwa kisah perceraiannya akan menjadi bahan gosip sepanjang masa, sudah tak terhitung perempuan-perempuan yang mencoba flirting mencari perhatiannya. Di usia 40 tahun bukannya tertarik Andre justru semakin ingin menarik dirinya dari dunia luar selain rumahnya dan kelompok bersepedanya, malas berurusan dengan semua itu. Namun tidak ketika melihatnya, Andre justru ingin berlama-lama melihat sosoknya, memang benar entah kenapa tapi merasakan nyaman tanpa alasan itu memang ada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines