Lima sahabat-Ifa yang ceria dan penuh semangat, Tatik yang kalem dan bijaksana, Lia yang modis dan selalu mengikuti tren, Galuh yang artistik dan gemar fotografi, serta Eka yang periang dan penggemar berat boyband K-Pop Silver Wings-telah lama memendam impian untuk berlibur bersama. Kesibukan kuliah dan kegiatan masing-masing selalu menjadi penghalang. Namun, menjelang kelulusan, mereka bertekad mewujudkan impian tersebut: Hong Kong, kota impian yang menawarkan sejuta pesona.
Perjalanan ke Hong Kong menjadi pelarian yang dinanti-nantikan. Mereka menyusun rencana perjalanan yang ambisius, mencoba mengakomodasi lima karakter dan minat yang berbeda. Mulai dari mengunjungi tempat-tempat ikonis seperti Victoria Peak dan Avenue of Stars, berburu fashion item terbaru di distrik perbelanjaan Tsim Sha Tsui, mencari spot foto Instagramable di setiap sudut kota, hingga yang paling ditunggu-tunggu: mengunjungi Disneyland Hong Kong.
Suasana riuh dan magis Disneyland Hong Kong membawa kebahagiaan tersendiri bagi kelimanya. Namun, di tengah keramaian, Lia terpisah dari rombongan. Panik? Tentu saja. Tapi, di saat yang bersamaan, sebuah keajaiban kecil terjadi. Seorang pria tampan tiba-tiba muncul dan menawarkan bantuan. Bukan hanya membantu mencari teman-temannya, pria itu bahkan menemani Lia berkeliling Disneyland, berbagi tawa dan menciptakan kenangan yang tak terlupakan.
Siapakah pria misterius itu? Apakah pertemuan itu hanya kebetulan semata, atau ada takdir yang bekerja di baliknya? Di tengah gemerlapnya Hong Kong, persahabatan kelima gadis ini diuji, rahasia-rahasia kecil mulai terungkap, dan benih-benih cinta pun mulai bersemi. Sebuah perjalanan yang tak hanya sekadar liburan, tetapi juga tentang menemukan jati diri, arti persahabatan, dan kemungkinan cinta di tempat yang tak terduga.
Semua orang tahu, seberapa tak suka nya Sabrina Mysha dengan dosennya yang bernama Bima Wiratama Surya.
Karena pria itu selalu menatap tajam kearah nya ditengah jam perkuliahan berlangsung.
Dan, karena satu kondisi, dia harus menjebak dosennya itu ke dalam permainan penuh gairah.
Apa Mysha berhasil menuntaskan aksinya? Atau dia yang terjebak dalam permainan yang dia buat sendiri?