Suara yang Tak Pernah Didengar

Suara yang Tak Pernah Didengar

  • WpView
    Reads 671
  • WpVote
    Votes 491
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 15, 2025
Di tengah keluarga yang penuh tawa, Naya merasa menjadi bayangan yang terlupakan. Sebagai anak tengah, ia hanya bisa menyimpan luka dan tangisnya seorang diri. Meskipun ia berusaha berbicara, suaranya selalu terabaikan. Akankah Naya menemukan tempatnya di dunia ini, atau suara hatinya akan terus terkubur selamanya?
All Rights Reserved
#157
ceritasedih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Returning Dreams (A romantic novel based on a true story)
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Senja dan Kisahnya
  • NEVERTHELOST || Love In Silence
  • yang kupeluk dalam tenang
  • Lelah | >Kaifang
  • LOVE RISK 1 || BxB🔞⚠️ [END]✓�✓
  • Sudut Luka Nazea
  • Sua Parte [Fang]

Perjodohan tanpa restu hati adalah rantai yang membelenggu kebebasan seseorang. Tidak seharusnya kebahagiaan seorang anak dikorbankan demi ambisi atau kehendak keluarga. Naya menghadapi kenyataan pahit ketika impiannya bertentangan dengan harapan orang-orang di sekitarnya. Namun, hidup bukan tentang menjalankan tradisi yang mengekang, melainkan tentang menemukan kebahagiaan sejati yang datang dari pilihan sendiri. Di sisi lain, ada seseorang yang melihat ketidakadilan yang dialami Naya dan memilih jalan yang sulit demi membuktikan bahwa masa depan tidak harus ditentukan oleh paksaan keluarga. Bahwa terkadang, pergi menjauh bukan berarti menyerah, melainkan cara untuk menemukan jawaban yang selama ini dicari. Hidup yang penuh tekanan dari keluarga dan lingkungan sering kali membuat seseorang merasa tidak berdaya. Namun, keberanian untuk melawan dan mempertahankan hak atas masa depan sendiri adalah bentuk perlawanan terhadap sistem yang tidak adil. Keluarga seharusnya menjadi tempat bersandar, bukan belenggu yang mengekang impian seseorang. Pada akhirnya, tidak ada yang tahu ke mana jalan ini akan membawa. Apakah seseorang harus menyerah dan menerima takdir yang ditentukan orang lain? Ataukah ada cara untuk menemukan kebahagiaan tanpa harus mengorbankan diri sendiri? Jawabannya hanya bisa ditemukan oleh mereka yang berani memilih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines