CINTA UNTUK ALEA

CINTA UNTUK ALEA

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 22, 2025
"Daniel , Damar ... Huhuhu ...dia ..." Alea menangis sejadinya mengadu bagai anak kecil yang kehilangan ibu. "Dia gak angkat telponnya lagi? Dia lupa ulang tahunmu? Apa dia gak kasih kabar lagi? Whooaah." Daniel menerka tapi matanya masih terpejam. Berusaha jadi teman yang baik walau kantuk masih datang itu syulit ternyata. "Bukan, Nil, sama sekali bukan itu. Harusnya dia tahu gue sakit banget lihat itu. Ayo bangun, Bangun!" Lanjut Alea sambil menarik-narik tangan Daniel dan menyuruhnya membuka mata. " Dia bercumbu sama wanita lain di teras rumahnya padahal gue ada janji datang. Ini keterlaluan kan Kuda niiil, hiks gue ancuuur. Gue sakit ..."
All Rights Reserved
#137
alea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adi, Una dan Arya (Komplotan Pejuang Nilai)
  • Like A Star (Complete)
  • Say Bye
  • If I Had to Choose
  • Like An Idiot
  • Aira
  • Before Us✓
  • JENASAKA

Cinta segitiga? Bukan ini bukan cerita tentang cinta segitiga tetapi ini tentang tiga remaja yang bersahabat. Persahabatan antara dua laki-laki dan satu perempuan. Ketiganya memiliki sikap yang bertolak belakang tetapi itu yang membuat mereka saling melengkapi satu sama lain. Persahabatan ketiganya begitu sempurna di mata orang banyak, hanya saja satu persatu masalah mulai datang dari orang lain hingga membuat persahabatan ketiganya renggang. Sesuatu yang selama ini di tutupi pun mulai terungkap secara perlahan. Badai mulai masuk ke dalam persahabatan ketiganya. Apakah mereka mampu melewati semuanya? Yuk lanjut baca!! "Lo berdua kalau gak mau yaudah, gak usah. Kita putus!" teriak Disya Una Aurora Gustina. "Oky, besok gue kirim surat cerai kita!" jawab Adi Prasetyo Nugroho. "Sayang gue Una, jangan ngambek oky. Habis ini kita beli es krim," bujuk Danang Arya Dwinata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines