CINTA UNTUK ALEA

CINTA UNTUK ALEA

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 22, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Daniel , Damar ... Huhuhu ...dia ..." Alea menangis sejadinya mengadu bagai anak kecil yang kehilangan ibu. "Dia gak angkat telponnya lagi? Dia lupa ulang tahunmu? Apa dia gak kasih kabar lagi? Whooaah." Daniel menerka tapi matanya masih terpejam. Berusaha jadi teman yang baik walau kantuk masih datang itu syulit ternyata. "Bukan, Nil, sama sekali bukan itu. Harusnya dia tahu gue sakit banget lihat itu. Ayo bangun, Bangun!" Lanjut Alea sambil menarik-narik tangan Daniel dan menyuruhnya membuka mata. " Dia bercumbu sama wanita lain di teras rumahnya padahal gue ada janji datang. Ini keterlaluan kan Kuda niiil, hiks gue ancuuur. Gue sakit ..."
All Rights Reserved
#992
alea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Before Us✓
  • Say Bye
  • Aira
  • Dilema [COMPLETED]
  • Aku Ingin Bersama Mu
  • Daniel Owns Me
  • Love Bombing

Jatuh cinta pada Grisha Kania adalah sesuatu yang selalu Gabriel lakukan dalam separuh hidupnya. Dengan mengamati gadis itu diam-diam, setidaknya Gabriel merasa cukup. Tetapi, ketika mereka bertemu di reuni SMA, semua tak lagi sama. Gabriel tidak bisa membayangkan jika Grisha Kania dimiliki orang lain. Maka, dengan segenap keberanian dan membawa seluruh perasaannya untuk Grisha Kania, Gabriel akhirnya mendekati gadis itu. Sementara, dicintai oleh Gabriel Tirtanara adalah hal terakhir yang ingin Gris rasakan dalam hidupnya. Dia membenci Gabriel lebih dari apa pun. Karena pemuda itu punya banyak pacar yang tersebar hampir di seluruh fakultas. Namun, takdir memaksa mereka untuk bersatu. Grisha Kania akhirnya mengerti bahwa hanya Gabriel Tirtanara yang pernah mencintainya sebesar ini hingga ia pun turut jatuh cinta sejatuh-jatuhnya kepada Gabriel. Semesta seolah gemar sekali bermain-main dengan perasaan mereka. Semesta membuat mereka terbuai dengan perasaan-perasaan yang indah hingga mereka tak menyadari bahwa segala hal yang terjadi di antara mereka adalah kesalahan. Gris tersenyum miring. "Sejak awal seharusnya kita nggak memulai ini, kan, El?" "Maksud kamu, kita adalah kesalahan yang mutlak, kan?" TAMAT

More details
WpActionLinkContent Guidelines