Kembalikan KEBAHAGIAANKU!

Kembalikan KEBAHAGIAANKU!

  • WpView
    LETTURE 84
  • WpVote
    Voti 26
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, feb 2, 2025
bisakah luka hati seorang anak perempuan yang berasal dari kelakuan ayahnya disembuhkan oleh lelaki yang membuatnya jatuh hati pada pandangan pertama? "cinta pandangan pertama? itu hal yang sangat konyol untuk dipercayai, mana bisa dua insan yang baru saja bertemu dapat saling mencintai dengan waktu yang begitu singkat?" -Loveliana
Tutti i diritti riservati
#11
orangtua
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • DEAR LOVE
  • " 𝑺𝒌𝒚-𝑹𝒂𝒊𝒏 𝑺𝒆𝒓𝒊𝒆𝒔 𝑨𝒏𝒅 "
  • Aku, Luka Dan Lupa
  • The first kiss and the last (Tamat)
  • ANGEL (END)
  • Desire (END)
  • LOVE WOUND
  • Aku,kamu,dan Dia Yang Membuatku Pulih
  • Dia
DEAR LOVE

Pengalaman dalam kisah percintaan ada untuk dijadikan pelajaran agar kita bisa lebih berhati-hati dalam mengenal suatu hubungan. Acha, gadis yang akhir-akhir ini menjadi bahan pembicaraan di sekolahnya karena baru-baru saja ditembak dengan pria tampan di sekolahnya namun hubungan tersebut berakhir menjadi sebuah candaan. Sejak itu, dia menyimpulkan bahwa kisah first love nya justru berakhir gagal, dan istilah 'Love for the first love' tidak berlaku baginya. Kini, dia kembali dihadapkan oleh lelaki yang cukup asing baginya. Lantas dia berpikir, 'apakah dia datang sebagai penyembuh atau penambah luka?' Atau istilah 'Love for the first love' akan berpihak padanya setelah melewati lika liku dalam hubungan asmaranya? "Terima yang sudah terjadi, ikhlaskan apa yang tidak diubah, dan betulkan apa yang masih bisa diperbaiki." -Laudya Syafrillah Azzahra "Aku belajar bahwa hidup ini menyenangkan kalau kita melihat dari sudut pandang yang tepat." -Adriel Al-Ghiffari "Beberapa hal dalam hidup memang butuh diperjuangkan sendiri." -Rayyan Pratama

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti