(bukan) "Rumah"

(bukan) "Rumah"

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 16, 2025
Kalau saja benar ada Mesin Waktu Doraemon, mungkin semua orang akan berlomba menggunakannya. Untuk memperbaiki setiap hal yang terjadi dahulu kala, membelokkan takdir, dan mengubah cerita masa depan. Tapi sayangnya, mesin itu hanya fiksi. Khayalan yang hanya bisa diputar dalam kepala. Tiada alasan lain ingin mengubah apa pun jika bukan karena hidup yang menyakitkan. Jika bukan karena luka, orang-orang akan memilih melanjutkan hidup sebagaimana mestinya. Namun, luka itu menggerogoti jiwa perlahan, menghancurkan kepingan-kepingan harapan yang pernah dituliskan dalam sebuah buku catatan. Harapan-harapan itu kini hanya sisa-sisa angan, harapan-harapan itu hanya sebuah asa yang tidak akan pernah jadi sebuah cerita. Dan yang paling menyayat dari semuanya adalah.. saat harapan-harapan mu dihancurkan oleh orang-orang yang kau anggap rumah. Kau anggap tempat berlindung, tempat mendapatkan kehangatan, tempat hadirnya kasih sayang. Nyatanya, tempat itu hanya ilusi. Rumah itu tak pernah ada. Itu bukan rumah. © coretanney, 2025
All Rights Reserved
#222
dulu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stealing My Husband
  • MOTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Unexpectedly Yours
  • ATMA FATAMORGANA
  • Dua Langit Berbeda
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • GAREL ; POSESIF BROTHER

Demi mendapatkan cinta sang suami, Katharina rela merubah dirinya sendiri menjadi orang lain. Kana sudah melakukan semuanya, merubah dirinya sendiri demi Bian, hanya agar Bian mau menatapnya dan menerima kedua anak mereka namun Bian masih terus membuat tembok besar yang sulit ia tembus. Ia sudah melakukan semua hal hingga kehilangan jati diri. Ia bersikap lebih tenang agar bisa sama seperti mantan kekasih tersayang Bian, ia berpenampilan sopan memakai rok dan gaun berwarna soft juga menggunakan make up tipis seperti perempuan tenang yang estetik dalam cerita-cerita. Ia merubah dirinya sendiri menjadi orang lain demi Bian, bahkan Kana tidak tahu apa semua yang ia lakukan ini adalah jalan terbaik ataukah ia sedang menghancurkan dirinya sendiri perlahan demi perlahan. Namun semua berubah saat kedua anaknya mendapatkan ketidakadilan yang membuat darahnya mendidih. Kana tidak lagi ingin mengalah dan menjadi orang lain, ia akan menjadi dirinya sendiri dan membalas Bian atas apa yang kedua anaknya alami. Kana akan memastikan kedua anaknya mendapatkan hak mereka dari sang Ayah. Ia akan mencuri sesuatu yang memang miliknya. Mencuri - hati, pikiran, bahkan tubuh - suaminya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines