(bukan) "Rumah"

(bukan) "Rumah"

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 16, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Kalau saja benar ada Mesin Waktu Doraemon, mungkin semua orang akan berlomba menggunakannya. Untuk memperbaiki setiap hal yang terjadi dahulu kala, membelokkan takdir, dan mengubah cerita masa depan. Tapi sayangnya, mesin itu hanya fiksi. Khayalan yang hanya bisa diputar dalam kepala. Tiada alasan lain ingin mengubah apa pun jika bukan karena hidup yang menyakitkan. Jika bukan karena luka, orang-orang akan memilih melanjutkan hidup sebagaimana mestinya. Namun, luka itu menggerogoti jiwa perlahan, menghancurkan kepingan-kepingan harapan yang pernah dituliskan dalam sebuah buku catatan. Harapan-harapan itu kini hanya sisa-sisa angan, harapan-harapan itu hanya sebuah asa yang tidak akan pernah jadi sebuah cerita. Dan yang paling menyayat dari semuanya adalah.. saat harapan-harapan mu dihancurkan oleh orang-orang yang kau anggap rumah. Kau anggap tempat berlindung, tempat mendapatkan kehangatan, tempat hadirnya kasih sayang. Nyatanya, tempat itu hanya ilusi. Rumah itu tak pernah ada. Itu bukan rumah. © coretanney, 2025
All Rights Reserved
#201
dulu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Unexpectedly Yours
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • Stealing My Husband
  • MOTHER
  • Dua Langit Berbeda
  • ATMA FATAMORGANA
  • GAREL ; POSESIF BROTHER

Pernikahan ini terjadi tanpa adanya cinta--hanya untuk melindungi apa yang terjadi masa lampau. Damian Van Jasper tidak pernah percaya pada cinta abadi. Baginya, pernikahan hanyalah permainan untuk kepentingannya sendiri. Namun satu keputusan membawa Zeanne Amberly Salvatore ke sisinya. Zeanne Amberly Salvatore, perempuan yang terlihat tenang, anggun dan mandiri, padahal lukanya tersembunyi. Ia bukan tidak ingin dicintai--justru terlalu ingin, hingga rela merendahkan diri demi sedikit kasih sayang yang mungkin tidak pernah benar-benar ia dapatkan. Damian berusaha menepis hatinya, meyakinkan diri bahwa pernikahan ini hanyalah formalitas. Namun perlahan, kedewasaan Zeanne justru menyeretnya semakin dalam, hingga ia sendiri tidak bisa membedakan antara memang atau kalah. Dan ketika masa lalu yang tidak pernah benar-benar pergi membuat Zeanne harus memilih, antara tetap tinggal meski menjadi opsi atau pergi sebelum semuanya terlalu dalam. "Lebih baik pergi daripada jadi opsi." *** 18+ Bound without love by Asha Chantrea

More details
WpActionLinkContent Guidelines