KEMBALI[END]

KEMBALI[END]

  • WpView
    Reads 290
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 20, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ada sesuatu yang berbeda di udara malam itu-sebuah aroma yang tidak dapat dijelaskan, campuran antara hujan yang tertunda dan bunga yang layu. Angin berhembus pelan, membawa bisikan yang nyaris terdengar, seperti memanggil dari tempat yang jauh, dari waktu yang tidak pernah tercatat. Aku tidak tahu kapan semuanya berubah, kapan garis waktu yang lurus itu tiba-tiba melengkung, memelukku dan menyeretku ke tempat yang tidak kutahu namanya. Tempat di mana suara hadir tanpa wujud, tempat di mana bayangan bergerak tanpa tubuh. Dunia ini adalah sebuah teka-teki, dan aku adalah potongan kecil yang terlempar ke dalamnya tanpa peringatan.
All Rights Reserved
#18
indira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan Ingatan - Negeri Hujan Ingatan
  • The Seekers of The Lost Hope | END
  • Eliinaa
  • Terikat oleh Kristal
  • Rebirth of the Bound Soul (END)
  • Lemon Tea
  • ASRAR [TERBIT]
  • Magic Village
  • the villain {CH | indonesia life} (Slow Up!)
  • Blue Trapped In BL Novel

Di Kota Senja, tempat langit selalu temaram dan hujan tak pernah reda, Elian menjalani hidupnya dalam kesendirian yang ganjil. Ia merasa berbeda, dihantui kenangan-kenangan yang terasa asing, seolah bukan miliknya. Saat kota mulai "berbicara" padanya lewat anomali waktu, pantulan cermin yang hidup sendiri, dan pesan-pesan misterius yang muncul entah dari mana, Elian terseret ke dalam pusaran teka-teki yang mengancam kewarasannya. Sebuah poster dengan simbol spiral aneh, halaman koran tentang anak hilang yang membangkitkan rasa bersalah tak terjelaskan, dan rekaman suara ibunya yang penuh rahasia menjadi serpihan-serpihan puzzle yang harus ia susun. Setiap petunjuk membawanya lebih dekat pada kebenaran mengerikan tentang dirinya, ibunya, dan eksperimen misterius bernama ELR yang melibatkan hujan sebagai media. Ketika dunia di sekitarnya membeku dan suara-suara gaib memperingatkannya tentang waktu yang bukan miliknya serta ingatan yang tak bisa dipercaya, Elian sadar ia bukan sekadar remaja biasa. Di tengah realitas yang semakin pecah, apartemennya berubah menjadi mesin ingatan, dan bahkan buku hariannya menuliskan pesan-pesan dari tangan tak dikenal. Puncaknya, sebuah peringatan "JANGAN BUKA PINTU" muncul di jendela kamarnya, diikuti tiga ketukan misterius. Terjebak antara rasa takut dan keinginan untuk tahu, Elian harus memilih: mengabaikan semua kegilaan ini, atau membuka pintu menuju takdir yang mungkin akan menghancurkan semua yang ia yakini tentang hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines