Laura adalah seorang fotografer yang terobsesi dengan keindahan langit senja, Laura juga seorang penulis. Dalam pencariannya untuk menangkap foto sempurna, ia bertemu dengan Fadli, seorang pendaki gunung yang mengabdikan hidupnya untuk melestarikan alam. Pertemuan mereka terjadi di kaki Gunung Seruni, sebuah gunung yang terkenal dengan keindahan senjanya namun penuh misteri.
Fadli tengah mencari "Lembah Cahaya," sebuah tempat legendaris yang dipercaya menyimpan rahasia langit senja yang memikat para pendaki. Laura, yang penasaran, memutuskan untuk ikut dalam ekspedisi Fadli, bukan hanya untuk foto, tetapi juga untuk melarikan diri dari luka hatinya akibat sesuatu di masalalu
Dalam perjalanan mereka, Laura dan Fadli menghadapi berbagai rintangan juga kejadian sesuatu yang berkaitan dengan masalalu Laura: badai gunung, hingga kisah-kisah lokal tentang roh penjaga lembah. Namun, di balik itu semua, mereka mulai saling mengenal dan menyembuhkan luka masing-masing. Laura mengajarkan Fadli untuk melihat dunia dengan kehangatan, sementara Fadli membantu Laura menemukan keberanian untuk melangkah ke depan.
Di puncak perjalanan, mereka menemukan bahwa Lembah Cahaya bukan hanya sekadar tempat fisik, tetapi juga tersimpan sebuah rahasia dan misteri besar tentang harapan, luka, janji, cinta, dan keberanian untuk melepaskan masa lalu.
--------
Untuk Sampul dan gambar di setiap novel ini saya mengambil di pin, dan sudah meminta izin kepada pihak yang bersangkutan, Terimakasih
Start : Minggu 19 Januari 2025
Diah, seorang santriwati yang overthinking, menjalin cinta virtual dengan Zey. Karena terlalu percaya omongan orang, Diah menuduh Zey tanpa bukti. Sakit hati, Zey memilih pergi.
Menyesal, Diah berusaha mendapatkan Zey kembali lewat doa dan usaha . Namun, Zey sudah muak dan enggan memberi kesempatan.
Mampukah Diah mengubah takdir melalui doanya, atau semuanya sudah terlambat?
---
Bab 1: Perkenalan yang Tak Disangka
Bab 2: Percakapan yang Menghangatkan Hati
Bab 3: Perasaan yang Tak Bisa Dibendung
Bab 4: Pengakuan Pertama
Bab 5: Bulan-Bulan yang Manis
Bab 6: Kecurigaan yang Menyusup
Bab 7: Suara-Suara Asing
Bab 8: Ujian Kepercayaan
Bab 9: Keputusan yang Disesali
Bab 10: Permintaan yang Terlambat
Bab 11: Rasa Sakit yang Tak Terduga
Bab 12: Pergi untuk Kebaikan
Bab 13: Perjuangan Dimulai
Bab 14: Mencari Jawaban di Langit
Bab 15: Isyarat dari Mimpi
Bab 16: Rindu yang Menggerogoti
Bab 17: Pesan Tanpa Jawaban
Bab 18: Menemukan Cahaya dalam Kegelapan
Bab 19: Kabar yang Menggetarkan Hati
Bab 20: Kesempatan Terakhir
Bab 21: Mengikhlaskan dengan Sepenuh Hati
Bab 22: Zey dan Doanya Sendiri
Bab 23: Ujian Terakhir
Bab 24: Keajaiban dalam Waktu yang Tepat
Bab 25: Percakapan yang Penuh Makna
Bab 26: Jalan yang Masih Terjal
Bab 27: Kesabaran yang Berbuah Manis
Bab 28: Jawaban dari Langit
Bab 29: Akhir yang Tak Disangka
Bab 30: Bersatu Kembali dalam Doa
Samarinda
Minggu-16-maret-2025