Aku, Kamu, dan Masalalumu

Aku, Kamu, dan Masalalumu

  • WpView
    LECTURAS 24
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, feb 26, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Aku sering dengar kalimat yang datang pasti akan pergi, dan sekarang? yah, aku yang datang dan saat ini akulah yang akan pergi. Dimana aku harus benar-benar ikhlas akan sebuah perpisahan yang menurutku emang harus gini jalannya dan aku tidak akan pernah memaksa aksaw untuk tetap tinggal dan singgah bersamaku. setiap perjalanan yang aku lalui bersamanya akan aku jadikan sebuah cerita yang berarti dan ku jadikan sebuah kisah untuk aku pelajari disetiap perjalananku nanti. Ternyata ada yang lebih sakit ketika tahu bahwa cinta yang selama ini bersemi hanya akan menjadi sebuah kepalsuan, dia? masih berharap akan masalalunya. Aksaw? iya, dia aksaw. Nama yang pernah terukir didalam sebuah kisahku. Kisah yang membuat aku sadar akan sebuah perpisahan, dimana berpisah itu tidak harus dengan cara yang kasar. Aksaw terimakasih ya atas satu bulan yang berarti, terimakasih telah menjadi orang yang selalu membersamaiku disaat aku terpuruk dan bersedih. Saw, bangkit ya setelah ini kita harus bahagia. Bahagia diatas derita yang sama, aku yakin setelah ini kamu akan menemukan secercah berlianmu dan doakan aku juga untuk menemukan secercah mahkotaku. kalaupun takdir berkata lain, semoga tuhan menyatukan kita lagi dititik terbaik nanti. doaku selalu menyertaimu, saw. Ini kisahku-aksaw.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kisah Akala
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • ASING KARNA TAK LAGI BERSAMA
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • She Pluviophile
  • EDAMAME [TAMAT]
  • Luka & Lara (Completed)
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan

Sederhana saja, ini bukan kisah pahlawan atau dongeng penuh bahagia. Ini tentang Akala Mannaf Kanagara-anak yang tak pernah diinginkan, hidup di rumah yang seharusnya jadi tempat pulang, tapi lebih sering terasa seperti penjara yang berwujud elegan. Ini tentang rasa yang harus abadi dalam bait aksara, tentang asmaraloka yang menjadi melankolia, dan tentang harsa yang harus menjadi lara. tentang Akala, yang hidup karena dunia belum memberinya pilihan untuk menyerah. "Mati. Aku hanya ingin mati!" Sebaris kalimat yang selalu di lontarkan dalam benaknya. . . . . . . . . . "Apa salah saya ma?" "Salah kamu karena telah lahir ke dunia ini" "Saya tidak pernah meminta di lahirkan, dan saya juga tidak pernah mau untuk di lahirkan. Bahkan kalian tidak pernah menganggap saya hadir di dunia ini" *** "saya suka sama kamu" "tapi kita beda keyakinan, kala" "saya tidak peduli, tuhan itu satu" "tuhan memang satu, kala. tapi, kita yang berbeda" *** "jangan pernah sakit lagi, kal. jangan tinggalin kita" "apa peduli lo semua?!" *** "lo sudah bahagia kan?" "bahagia lo membuat kita sadar kalau ternyata selama ini kita salah menyia-nyiakan sahabat sebaik lo" *** "selamat tidur, matahari ku" Copyright'' allovareyy_ 2023

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido