224 hari sebelum, Kematian

224 hari sebelum, Kematian

  • WpView
    Reads 236
  • WpVote
    Votes 115
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 9, 2025
Sebenarnya apa itu kehidupan manusia? Untuk apa manusia hidup, jika pada akhirnya tidak ada yang abadi ? apa semua ini berhubungan dengan takdir? Jika ia, lalu apa itu takdir? Mengapa manusia harus hidup terikat dengan takdir? apa yang terjadi, jika manusia menolak untuk hidup dalam kerangka takdir? Apakah yang disebut dengan 'takdir' sama seperti awan yang bergerak mengikuti arah angin? ataukah lahir dari sebuah pilihan untuk mengikutinya? Aku terus mencari jawaban dari semua pertanyaan ku, sampai saat itu tiba. Hari dimana aku bertemu dengan mu. Azalea Diandra seorang gadis yang tidak memiliki motivasi dalam hidupnya. Ia tidak percaya akan 'Cinta yang datang karena Takdir', baginya itu semua hanyalah ilusi manusia agar lebih menghargai cinta. Hingga sebuah peristiwa membawanya bertemu dengan seorang gadis yang hidupnya tidak lama lagi, karena merasa berhutang budi azalea akhirnya membantu gadis itu untuk menghabiskan sisa waktunya bersama dengan cinta pertamanya. Dan kehidupan baru Azalea dimulai, ia mulai mendapatkan satu persatu jawaban dari semua pertanyaannya.
All Rights Reserved
#149
kimminji
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • Echoes of Us (NickQuille)
  • At The Wrong Crossroads [bluesy]
  • Bound To Protect
  • Dua cangkir satu Meja
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Haluan Takdir (With Seanna) [END]
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Dunia Alana
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines