Lmine : Unfinished

Lmine : Unfinished

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 28, 2026
WpInfo
Poetry
Sebagian orang mengatakan jika luka terdalam bisa merubah seseorang begitu jauh, bahkan membuat seseorang tersebut menjadi sosok yang tidak mudah dikenali dan semua benar adanya. "Luka tidak akan sembuh, sebelum merasakan lukanya dengan penuh." Waktu terus berjalan, episode cerita dunia terus berlanjut. Tidak peduli seberapa jauh kita tertinggal, nyatanya tidak ada sesuatu yang menahan eksistensi kita. Kecuali, Tuhan menghentikan hidup mu detik itu juga. Untuk seluruh wanita di dunia ini yang pernah merasa gagal dalam pencapaian, cita-cita, kisah cinta bahkan mimpi yang di damba. Semoga bahagia menemukan mu untuk pulang, peluk erat jiwa dan raga mu, bisikan kepada diri mu sendiri bahwa "Aku bangga telah melewati semuanya!" Untuk seluruh manusia yang tetap bertahan hingga sejauh ini, semoga ketenangan dan berisiknya isi kepala segera mereda. Badai maupun pelangi, tetap bertahan untuk hal-hal kecil. Jangan pernah merasa sendiri dan jangan pernah merasa terluka sendiri. "Be kind, be better, be calm, and be your self." *Selamat menikmati plottwist yang gak nge-twist
All Rights Reserved
#76
puisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love In Paris (COMPLETED)
  • SalFlo
  • Just about my feeling 💜
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Everything Will Be Okay
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • You're Here, But Not For Me
  • Bulan Berkisah [SUDAH TERBIT]

(BEBERAPA PART DI PRIVATE. FOLLOW TO READ IT!) "Manusia tidak akan pernah abadi. Tapi cinta, akan selalu abadi bersamamu." Wanita itu berharap bahwa ia bermimpi sekarang. Bagaimana bisa, sosok yang ia ketahui sangat mencintainya, berlalu begitu saja meninggalkan jejak kepahitan. Hari berlalu bagaikan sewindu. Begitu lama. Dan selama itu pula rasa sakitnya masih bermuara di dalam sana. Hingga suatu hari, seseorang datang dalam hidupnya. Membangkitkan binar di mata birunya lagi. Membangkitkan gelora yang selama ini terpendam. Namun ternyata tidak semulus itu. Sakit hati dan kepahitan perlahan menghujaminya kembali. Sampai ia tahu suatu kebenaran. Kebenaran yang tak pernah ia sangka sebelumnya. Kebenaran bahwa ia berada diantara dua cinta. Cinta yang sebelumnya sempat ia ragukan. Cinta yang begitu sempurna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines