A-Z dan Jarak di Antarannya

A-Z dan Jarak di Antarannya

  • WpView
    Reads 831
  • WpVote
    Votes 159
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 3 hours ago
Dia seperti bayangan saat senja, yang dengan lembut memudar dari pandangan. Berlama-lama sebentar, lalu menyelinap pergi tanpa disadari-terlupakan di penghujung hari. ​Dia yang kukira bisa menjadi rumah tempatku pulang, ternyata hanyalah persinggahan yang meninggalkan lubang. Dari miliaran manusia di bumi, mengapa harus seorang gadis kecil ini yang menanggung luka? WARNING!! INI AKUN ASLI, AKUN SEBELUMNYA GA BISA LOGIN KARENA LUPA KATA SANDI JADI SAYA BUAT AKUN LAGI Kalau tidak percaya, kalian tunggu saja akun sebelah upload, tunggu saja sampai lumutan. Pasti tidak akan upload. Maka dari itu, ini adalah akun asli Niraia Zera.
All Rights Reserved
#68
brokenhome
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zenna Story
  • FINARA
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Dear Alex, Count Me In [END]
  • LUKA
  • AUDREY
  • Stolen Your Heart
  • Mistake ✔[TAMAT]
  • DEVIL LIKE AN ANGEL

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines