A-Z dan Jarak di Antaranya (Terbit)

A-Z dan Jarak di Antaranya (Terbit)

  • WpView
    Reads 1,314
  • WpVote
    Votes 347
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 21, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Friends to Lovers
Slice of Life
Dia seperti bayangan saat senja, yang dengan lembut memudar dari pandangan. Berlama-lama sebentar, lalu menyelinap pergi tanpa disadari-terlupakan di penghujung hari. ​Dia yang kukira bisa menjadi rumah tempatku pulang, ternyata hanyalah persinggahan yang meninggalkan lubang. Dari miliaran manusia di bumi, mengapa harus seorang gadis kecil ini yang menanggung luka? WARNING!! INI AKUN ASLI, AKUN SEBELUMNYA GA BISA LOGIN KARENA LUPA KATA SANDI JADI SAYA BUAT AKUN LAGI Kalau tidak percaya, kalian tunggu saja akun sebelah upload, tunggu saja sampai lumutan. Pasti tidak akan upload. Maka dari itu, ini adalah akun asli Niraia Zera.
All Rights Reserved
#890
teorikatapublishing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alamanda (Telah Terbit)
  • Cold Prince
  • Stolen Your Heart
  • Human Disease
  • Mistake ✔[TAMAT]
  • LUKA
  • Become An Antagonist? [ON GOING]
  • AUDREY
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Aghida [ON GOING]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • DEVIL LIKE AN ANGEL
  • IUEBVA (masih update kok)
  • Zenna Story
  • Dear Alex, Count Me In [END]
  • FINARA

Fiksi ini bercerita tentang kehidupan Alam yang penuh derita. Sejak kecil ia sudah menjadi gelandangan dengan kecacatan yang menambah kesulitan hidupnya. Setelah beberapa kali Alam mencoba untuk bunuh diri, ia selalu selamat. Namun, ketika ada satu hal yang membuatnya merasa lebih baik untuk melanjutkan kehidupan, ia justru mengalami kecelakaan yang tak diinginkannya. Seiring berjalannya waktu, Alam berhasil memperbaiki hidupnya walau pada akhirnya ia harus kehilangan wanita yang sangat dicintai olehnya. Bukan hanya Alam. Si cantik Manda juga merasakan derita yang serupa. Luka membuatnya menganggap bahwa mengakhiri hidup adalah jalan keluar satu-satunya. Menjadi seorang pelacur tentu bukan cita-citanya. Sayangnya, ia terjebak di keadaan pedih tersebut dengan perasaan yang kian tersiksa. Manda terus berusaha untuk keluar dari dunia bak penjara itu, apapun yang terjadi, bagaimanapun luka yang tercipta ia yakin bahwa peluang untuk bahagia masih ada untuknya. Alam: Aku merasa telah menjadi sampah dunia yang tak berguna. Juga seperti abu yang sudah terbakar berkali-kali. Pernah aku mencoba untuk mengakhiri hidup. Sekali, dua kali, tiga kali, tapi aku selalu selamat. Lalu aku kembali menabrakkan diri dan menjatuhkan diriku yang cacat dari ketinggian serta menelan racun. Aku, tetap selamat. Cahaya putih dapat kulihat lagi saat aku terbangun. Jika orang lain berbahagia karena masih berkesempatan untuk hidup di dunia, aku justru merasa tersiksa setiap kali gagal membuang nyawaku. Manda: Lima tahun setelah pernikahan Ayah dan ibuku, lahirlah aku. Bayi perempuan yang katanya tidak pernah diharapkan oleh ayahku. Aku tidak mampu mengingat banyak hal tentang kehidupan masa kecilku. Tapi peristiwa mengerikan yang pertama adalah di saat aku berusia 14 tahun. Aku dipaksa menjadi seorang pelacur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines