Strawberry Touch | Thomaskong

Strawberry Touch | Thomaskong

  • WpView
    Reads 22,401
  • WpVote
    Votes 1,674
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 15, 2025
WpInfo
Fanfic
Tian adalah seorang pemuda yang memiliki haphephobia, ketakutan terhadap sentuhan fisik akibat trauma masa kecil. Dia menjalani hari-hari dengan menjaga jarak emosional maupun fisik. Namun, dunianya mulai berubah ketika dia bertemu Ken, seorang siswa kelas 11 yang terkenal ramah dan punya kebiasaan memeluk semua orang sebagai tanda kasih sayang. Ken, yang sejak awal memang menyukai Tian diam-diam bingung dengan sifat dingin dan menghindar Tian, merasa tertantang untuk mengenal lebih jauh pemuda itu. Ketika Ken mengetahui kondisi Tian, dia berusaha menunjukkan bahwa kasih sayang bisa hadir dalam bentuk lain selain sentuhan langsung, seperti perhatian kecil, pelukan metaforis, dan rasa nyaman yang tak memerlukan kontak fisik.
All Rights Reserved
#172
thomaskong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IN THE blink OF YOUTH [bl]
  • Es dan Mentari (Season 1)
  • Relationship with happy ending
  • Cinta Dibalik Seragam
  • Rough Love Full Of Revenge | BL 🔞
  • [BL] Rasa yang Tak Terduga
  • I Am Wrong ✔
  • Love So Sweet | WoongMatt/Ppusamz [END]

Karena suami tantenya mendapat tugas kerja di Papua, Ziyan memutuskan untuk menemani tantenya meskipun harus meninggalkan keluarganya dan kota besar. Meski ditentang keras oleh keluarganya, Ziyan tetap pindah sekolah ke luar provinsi dan menetap di sebuah kabupaten kecil. Di sekolah barunya, Ziyan tak menaruhi banyak ekspektasi. Ia hanya ingin menjalani hari-hari dengan sederhana, menyelesaikan jenjang terakhirnya di SMA.Di hari pertama, ia terkejut dengan suasana yang sangat berbeda. Sekolah itu mungkin yang terbesar di kabupaten, tapi bagi Ziyan, suasananya terasa begitu asing-ramai, penuh hiruk-pikuk, namun serba tidak familiar. Ketika melangkah masuk ke kelasnya, 12/8, Ziyan langsung merasa janggal. Sebagian besar teman sekelasnya adalah laki-laki-30 cowok dan hanya 10 cewek. Di benaknya, ini pasti kelas paling gaduh dan nakal di sekolah. Hari demi hari, Ziyan mencoba beradaptasi. Awalnya canggung, tapi lambat laun ia mulai menikmati tawa riuh kelasnya, candaan teman-teman barunya, dan suasana khas kabupaten yang perlahan terasa lebih ramah. Dia bahkan menemukan kehangatan dalam pertemanan, sesuatu yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. "Ayo berteman," "Pfft," warning⚠ Lgbt 17+ Bl lokal Pertemanan Tempat lokasi cerita ngga terlalu saya deskripsi kan, intinya penyesuaian dengan tempat saya. Kalian bebas Berimajinasi

More details
WpActionLinkContent Guidelines