Dasha Bimantara, gadis yang menjalani kehidupan penuh luka dan kesepian. Dengan seribu kesedihan yang membebani bahunya, Dasha berusaha bertahan tanpa seseorang yang benar-benar memahami isi hatinya. Hingga suatu hari, ia bertemu Dylan Anggara, lelaki menyebalkan yang banyak gaya dan selalu membawa tawa ke mana pun ia pergi.
Kehadiran Dylan mengubah dunia Dasha. Di balik sikapnya yang santai, Dylan memiliki cara unik untuk menyentuh hati Dasha dan membangkitkan warna-warna baru dalam hidupnya. Namun, saat kedekatan mereka mulai tumbuh, masa lalu Dasha kembali hadir dalam wujud Axel Andrawijaya, mantan kekasih yang pernah menjadi segalanya baginya. Axel membawa luka lama dan konflik baru yang membuat kehidupan Dasha semakin rumit.
Di antara Dylan yang hangat dan Axel yang penuh penyesalan, Dasha dihadapkan pada pilihan sulit. Akankah ia mengobati luka lamanya dengan Axel, atau melangkah maju bersama Dylan, lelaki yang memberinya harapan baru?
𝗛𝗶, 𝗶𝗻𝗶 𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗽𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗮𝗸𝘂, 𝗲𝗻𝗷𝗼𝘆 𝘆𝗮𝗮!♡
Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini.
Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya?
* * *
"Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya."
Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini?
* * *
Salam sayang,
Nur Azizah