Unspoken Secrets | JessNdah

Unspoken Secrets | JessNdah

  • WpView
    Reads 849
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 8, 2026
"Aku rela, Ndah. Kamu dicintai dia sepenuhnya, daripada sama aku... yang bisanya cuma nyakitin kamu." Jessi berdiri di ambang batas yang menyakitkan. Di matanya, Indah adalah pusat semesta yang harus ia lepaskan agar tetap bersinar. Ia memilih mundur, membiarkan Oniel mengambil alih posisi sebagai pelindung, tanpa menyadari bahwa diamnya Jessi justru menciptakan badai di hati yang lain. Bagi Jessi, cinta terkadang berarti menjadi orang asing yang paling peduli. Namun, bagi Indah, keheningan Jessi adalah luka yang menganga. "Aku kira cinta kamu akan terus berlabuh ke aku," gumam Indah lirih. "Jess... ternyata aku salah." Dari kejauhan, Indah menyaksikan segalanya. Ia melihat bagaimana Jessi menatap Flora Shafiq-tatapan yang terlalu fokus, terlalu dalam, dan menyimpan sisa-sisa masa lalu yang belum usai. Indah merasa dirinya perlahan memudar, kalah oleh bayang-bayang trauma yang dibawa kembali oleh Flora ke dalam hidup Jessi. --- Di tengah tarik-ulur perasaan itu, Flora hadir sebagai luka lama yang kembali berdenyut. Ia bukan sekadar masa lalu; ia adalah rahasia yang terkunci rapat di balik bibir yang gemetar. "Aku takut, Jess," bisik Flora suatu malam, suaranya nyaris pecah. "Kalau aku cerita... semuanya bakal hancur." Jessi tidak bisa berpaling. Bukan karena ia masih mencintai Flora dengan cara yang sama, tapi karena ia tahu bagaimana rasanya hancur sendirian. Ia memilih untuk tetap tinggal, menjadi sandaran bagi trauma Flora yang gelap, meski ia tahu keputusannya akan menghancurkan kepercayaannya dengan Indah. Unspoken Secrets adalah sebuah perjalanan tentang orang-orang yang memilih bungkam demi melindungi satu sama lain. Tentang persahabatan yang diuji oleh masa lalu, dan cinta yang dipaksa berdiri di atas kepingan rahasia. "Kadang," Jessi menarik napas panjang, menatap langit yang kian menggelap, "yang paling menyakitkan itu bukan kebohongan. Tapi semua yang kita pilih buat nggak kita omongin."
All Rights Reserved
#301
florajkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines