Sweetie Cupcake

Sweetie Cupcake

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 22, 2025
Mempunyai trauma di masa kecil yang sangat amat mendalam membuat Lilyana Ulfa sulit untuk percaya kepada orang baru, di tambah dengan trauma yang di berikan mantan pacarnya membuat Lily juga lebih berhati-hati dalam memilih pasangan. Hanya Gistaralah yang selalu setia menemani lily dalam suka maupun duka. Tak terasa waktu begitu cepat berlalu; Kini Gista sudah memiliki pasangan dalam hidupnya, yang membuat Lily harus mulai terbiasa untuk mandiri. Pertemuan tak sengaja antara Lily dan Ryan mengubah segalanya. Ryan Adriansyah yang pada saat itu memesan cupcake di toko kue milik Lily tak sengaja membawa Lily ke dalam hidupnya. Memiliki latar belakang yang sama, dan mempunyai luka yang sama membuat keduanya semakin dekat, tetapi mampukah mereka mengobati luka itu bersama-sama?
All Rights Reserved
#862
galau
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Love
  • Sepupu
  • OMG! My Fiance Is a Dictator and Perfect CEO (Telah Dibukukan)
  • Three Little Words [TAMAT]
  • PAMIT (END)
  • HER SHADOW
  • RAPUHNYA RAIN
  • Mission to be Liar
  • Wings and Cloven Hooves (FayeYoko) (GXG) (END)

Okita Yuki telah melakukan kesalahan besar dengan kekasihnya Adrian Stefano. Tanpa memikirkan akibat, mereka melakukan seks dini hingga menyebabkan kehadiran seorang bayi. Satu sama lain diam memendam, tidak dapat dipungkiri pandangan orang-orang bisa menjadi momok menakutkan. Yuki begitu bodoh, dan Stefan juga sama bodohnya karena tidak dapat menahan diri. Hamil di usia remaja, semuanya begitu fatal ketika satu-persatu orang terdekat mereka mulai mengetahui. Pertama Alea, Filosofi, Ibu dan kakak Yuki, kemudian Ibu juga Ayah Stefan yang merupakan seorang aparat kepolisian. Hidupnya bisa berakhir kapan pun jika saja Ayahnya menarik pelatuk pistol. Tidak sampai di situ, perlakuan tidak menyenangkan pun selalu didapatinya dari Ibu Yuki. Stefan menguatkan diri, ingin menyerah namun ada beban yang masih harus dipikul. Yuki dan bayi mereka, secercah harapan demi kehidupan yang lebih baik akan mereka raih bersama-sama. "Aku ingin dia bernama Jathniel Haroon." Jathniel adalah hadiah, dan Haroon adalah harapan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines