Comfort Between Homes

Comfort Between Homes

  • WpView
    MGA BUMASA 114
  • WpVote
    Mga Boto 15
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Jan 21, 2026
Di rumah barunya, Resyahnaz Malika merasa beruntung karena mendapatkan tetangga yang baik, yang menerimanya dengan kedua tangan. Salah satunya adalah Aryasta Pradipta, laki-laki yang mempunyai caranya sendiri untuk membuat tetangga barunya merasa nyaman, dengan berbagai hal yang dilakukan sehingga meyakinkan gadis itu bahwa ia tidak salah memilih rumah. Cerita ini menceritakan: Tetangga baik dengan tetangga barunya. start: 28/01/25 ttd, @zivsdy
All Rights Reserved
#648
smk
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Reyhan dan Arsya [Completed]
  • Berandal school is a good Papa
  • HARBORED Feelings
  • You Are My Destiny
  • Vecinos y Algo Más
  • ALEAGAS [END]
  • Ketika Cinta Berbicara
  • Resiko
  • ADIKARA RESANDRA
  • FAKER

[Sequel Chatting With Reyhan] 🌞 Disarankan untuk membaca cerita Chatting With Reyhan terlebih dahulu🌞 Reyhan tidak suka dengan orang yang berbicara seperti burung beo, alias berisik. Reyhan lebih suka ketenangan, rumput hijau dengan langit biru sebagai peraduan, sangat menyenangkan. Tapi anehnya, dia memilih pacar dengan suara super berisik yang memekakan gendang telinganya. "Oh, iya. Arsya hampir lupa. Erm, Arsya pengen martabak, Reyhan tolong beliin yah. Di rumah sepi, mana Arsya laper, lagi. Tolong beliin Arsya martabak yah Reyhan." "Hanya itu?" "Iya, Reyhan. Nanti anterin ke rumah Arsya yah, martabaknya." "Iya." "Makasih, Reyhannya Arsya." "Iya." "Kok iya-iya mulu sih, jawabnya." protes Arsya. "Terus? Mau jawab apalagi?" "Nggak tau, terserah Reyhan lah." Arsya mencebik kesal. Pasalnya, kalimat yang ditunggu-tunggunya tak kunjung hadir di indera pendengarannya. "Kok Reyhan malah diem sih, jangan bikin Arsya kesel deh. Reyhan tuh yah--" Tut... Tut... Tut.. (Gambar cover diambil dari google)

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman