Search Mission VI - Return To Terra

Search Mission VI - Return To Terra

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 23, 2025
Di dunia yang telah runtuh para penyintas membangun peradaban baru di luar angkasa. Seratus tahun kemudian, tim ekspedisi kembali ke Bumi yang telah berubah, menghadapi wabah mematikan, manusia dengan genetik baru, dan rahasia kelam di balik kehancuran dunia. Ketika harapan bertemu pengorbanan, mereka harus memilih: bertahan sebagai manusia atau menyerah pada kehancuran. *** "Mereka bilang kita adalah generasi yang bertugas memperbaiki kesalahan. Tapi, bagaimana jika kesalahan itu terlalu besar untuk diperbaiki?" -Luna "Untuk melangkah maju, kita harus meninggalkan bagian dari diri kita. Itu adalah harga yang harus dibayar." -Kara "Andai aku menyadarinya lebih awal.. mungkin aku bisa membuatmu tetap tinggal." -Elias ***
All Rights Reserved
#19
distopia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Biopocalypse
  • Revolusi sains di dunia sihir
  • Unexpected Meeting: Second Leaf (On Going) HIATUS
  • Voyage to The Nebula
  • Jejak: 31 Hari (Tamat)
  • SHE IS MY TWINS
  • RED CITY : ISOLATION
  • Tentang Ursulanda | dan bagaimana kami memenangkannya [ TAMAT ] [Revisi]
  • OutbreaK (Wattys Winner 2018)

Selamat datang di kiamat zombie!... Jika menurutmu itu hanyalah cerita dalam Film-film horor yang kalian tonton, kau salah. Di akhir tahun 2020, tepatnya 1 tahun paska Covid 19, sebuah tragedi mengerikan terjadi. Awalnya semua baik-baik saja sampai kau merdengar kabar buruk; Seisi kota mulai terinfeksi virus baru yang tak bisa disembuhkan. Virus ini meracuni tiga perempat populasi dunia dan mengubah semua orang menjadi zombie akibat insiden percobaan serangga biologis. Kau tak percaya? Lihat saja diberita. Semuanya menjadi kacau, setiap orang diminta untuk tetap berdiam dirumahnya masing-masing, sementara suplai kebutuhan dari mulai gas, minyak, air, hingga suplai makanan mulai sulit untuk didapatkan. Berbagai macam fasilitas umum seperti sekolah, kampus, hingga kantor pun ditutup. Sementara jalanan dipenuhi kerumunan mayat hidup yang kerap meneror kota. Setiap detik yang berharga adalah hari terakhirmu di Bumi, Tak ada siapapun yang bisa menjamin kehidupanmu bahkan orang terdekat sekalipun. Setiap hal adalah keputusanmu, dan di setiap kesalahan bisa menjadi sesuatu yang sangat fatal. Jika kau gagal, kau tak bisa kembali dari awal lagi sebab alam akan mencoba untuk menyeleksimu dengan cepat sebagai zombie atau penyitas lain yang lebih tak manusiawi. Hati-hati dengan memilih sekutu., Sebab hari ini mungkin sahabatmu telah menyelamatkanmu dari kematian tapi esok hari bisa saja ia akan menembakmu di belakang hanya demi sepotong roti basi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines