Kamu adalah matahari. Terlalu panas untuk kugenggam, terlalu bersinar untuk kudampingi. Kamu bersinar terang, menyilaukan, memberikan cahaya. Mustahil kita bersama. . . . Kamu adalah bulan Terlalu lembut untuk kugenggam, terlalu malu untuk kudampingi Kamu bersinar tanpa menyilaukan, memberikan cahaya untuk kelam sehabis senja Tentu kita pasti bisa bersama . . . Kita seperti bulan dan bintang. Siang dan malam. Terang dan kelam. Berharap dalam satu dunia namun waktu berbeda. Jika semesta ini tidak mengizinkan kita bersama, Mengapa tidak membuat semesta sendiri?
More details