Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
The Line of Destiny

The Line of Destiny

  • WpView
    Leituras 846
  • WpVote
    Votos 46
  • WpPart
    Capítulos 23
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, jul 2, 2026
WpInfo
Ficção
Romance
Primeiro Amor
Final Feliz
Cotidiano (Slice of Life)
Yang namanya garis takdir tidak bisa dibantah. Bahkan bila tidak masuk akal sekalipun. Bila Allah berkehendak, maka tidak ada yang bisa menyangkalnya. Tak peduli sekaya apapun. Tak peduli sesukses apapun. Tugas manusia adalah menerima. Perkara ikhlas harus ada usaha. "Aku memang mencintaimu, tapi siapalah aku jika dibandingkan denganmu. Aku hanyalah si fakir 'ilmu, sedangkan kamu adalah si ahli 'ilmu " Sahila Kamalia. "Seandainya bisa, ingin ku ungkapkan pada dunia bahwa sejak kalimat qabul kuucap, kamu adalah milikku. Dan kamu tidak perlu mengkhawatirkan apapun. Kita hanyalah hamba yang sama-sama memiliki kekurangan, jika aku memiliki kelebihan pada suatu hal, maka kamu pasti memiliki kelebihan pada hal yang lain. Sebab kita diciptakan untuk saling melengkapi " Muhammad Haidar Alkahfi.
Todos os Direitos Reservados
#163
pesantren
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Bitch Daughter (Putri Kupu-kupu Malam) SELESAI✓
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Imam Pilihan Allah [PROSES PENERBITAN]
  • Jika Takdir Telah Ditentukan
  • Jodoh Pilihan
  • CENGKRAMAN DIRGA'S
  • Cinta dalam Doa
  • Takdir Indah Dari-Mu
  • Garis Takdir [SUDAH TERBIT]
  • Aku Masih Percaya Cinta
  • Jodoh Pilihan Allah [END]
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • Wahai Jiwa yang Tenang
  • Past & Future
  • adalah TAKDIR (ongoing)
  • My bastard husband
  • Married By Agreement(TAMAT)
  • Permata Yang Tersembunyi✅[ Belum Revisi ]
  • Di bawah Langit Pesantren

Aku tak akan bisa memilih takdirku, laki-laki seperti apa yang akan menjadi Ayahku kelak, dari rahim siapa aku akan dilahirkan. Aku tak pernah tau apa salahku, aku tak pernah tau seberapa besar dosa yang telah kubuat. Hingga cacian dan makian adalah makanan sehari-hariku. Apakah aku terlahir untuk dibenci? lantas dosakah aku jika kubenci dirinya yang telah membuatku dibenci? meski hati kecilku selalu berkata, aku sangat menyayanginya. -Kinar- Hanya beribu kata maaf yang dapat aku lontarkan, walau kata itu takkan mampu merubah takdir dan kebahagiaanmu yang telah hancur karena ulahku. Aku tak tau apa yang bisa kulakukan untuk menjauh dari kelamnya hidupku ini. Aku tak tau bagaimana cara untuk dapat membahagiakanmu. Namun hanya satu yang pasti, aku sangat-sangat menyayangimu dan aku rela mengorbankan segalanya, meski jiwa, raga bahkan nyawaku taruhannya. -Karina- Aku hanya seorang lelaki biasa yang mencintaimu. Tak memandang siapa dirimu, darimana asalmu, setinggi apa derajatmu. Karena rasa ini tumbuh atas karunia-Nya, maka ijinkanlah aku untuk dapat mencintaimu atas ridho-Nya. -Nazar- Cerita ini pindah lapak ke KBM ya. Terima kasih 🙏😊

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo