One more time √[on going]

One more time √[on going]

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 22, 2025
Di sebuah kota besar, ada sepasang suami istri, Argantara dan Helena, yang telah lama berpisah akibat perbedaan yang tak kunjung terselesaikan. Setelah bertahun-tahun menjalani hidup masing-masing, mereka merasa kesepian dan mulai merindukan kebersamaan yang pernah ada. Meskipun jarak memisahkan mereka, hati masing-masing masih terikat oleh kenangan yang tak bisa dilupakan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit kita tak sama
  • KENAPA BUKAN KAMU YANG AKU TEMUI LEBIH DULU?
  • Di Kota Tempat Kamu Berada
  • cinta yang terluka
  • Cinta Pertama (Yoyo&Hana)
  • Puing Kenangan
  • The Bloodless
  • Senandung Senja

**Sinopsis** Sinopsis - Langit Kita Tak Sama Alya, seorang muslimah yang taat dan berhijab, bergabung dengan komunitas relawan bencana alam demi menguatkan empati dan memperluas pengalaman hidupnya. Di sana, ia bertemu Revan, seorang pembina wihara yang juga relawan aktif. Revan berbeda dari laki-laki yang pernah ia temui-tenang, bijaksana, dan penuh kasih. Meski berasal dari keyakinan yang berbeda, mereka merasa ada ruang yang sama dalam nilai-nilai kemanusiaan. Kedekatan mereka tumbuh dari hari ke hari, melewati batasan formalitas dan mulai menyentuh sisi pribadi. Namun, cinta yang muncul perlahan berubah menjadi pergolakan batin. Alya mulai dihantui rasa bersalah karena ini keyakinannya mengajarkan batas yang tegas dalam hubungan beda agama. Sementara Revan, meski memahami perbedaan spiritual mereka, tidak bisa membohongi ketulusan hatinya. Saat cinta dan keimanan mulai bersinggungan, keduanya harus mengambil keputusan: mempertahankan kedekatan dengan segala resikonya, atau melepaskan demi menjaga kedamaian hati masing-masing. Pada akhirnya, mereka sadar-sebanyak apa pun mereka saling mencintai, langit tempat mereka berdoa tetap tak sama. Tapi cinta yang lahir, tetap suci, walau tak harus memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines