Pulang ( apa yang kau cari )

Pulang ( apa yang kau cari )

  • WpView
    LECTURES 54
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., avr. 22, 2026
Souta, seorang perintis yang kehilangan arah menghabiskan sore di balkon, terjebak dalam pikirannya sendiri-tentang tujuan yang dulu terasa jelas, tapi kini perlahan menghilang tanpa jejak. Singkatnya, Tanpa rencana, ia naik bus malam, mencoba bergerak meski tidak tahu ke mana. Di perjalanan itu, ia bertemu Arion, seorang asing yang berbicara santai tentang berjalan tanpa tujuan, tanpa menghakimi kebingungan yang ia rasakan. Pertemuan singkat itu tidak memberi jawaban, tapi meninggalkan sesuatu yang lebih sederhana: ruang untuk tidak tahu. Perjalanannya berlanjut hingga tanpa sengaja ia tiba di sebuah kafe kecil. Di sana, ia bertemu kembali dengan Arion, serta Gin dan Harris-tiga orang yang langsung mengenalinya dari pertemuan sebelumnya, sementara ia sendiri masih merasa asing di antara mereka. Namun alih-alih canggung, suasana justru hangat. Percakapan ringan, candaan spontan, dan tawa yang mengalir membuat pertemuan itu terasa alami, seolah mereka sudah saling mengenal lebih lama dari yang sebenarnya. Di tengah kota yang terus bergerak dan ketidakpastian yang masih belum hilang, ia menemukan sesuatu yang tidak ia cari: kebersamaan yang sederhana. Tanpa tekanan untuk memiliki tujuan, tanpa tuntutan untuk memahami segalanya. Dan untuk pertama kalinya, ia menyadari-mungkin tersesat tidak selalu berarti salah arah. Kadang, itu hanya cara lain untuk menemukan tempat singgah yang tidak terduga.
Tous Droits Réservés
#25
4ce
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu