WILDLIAR

WILDLIAR

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 22, 2025
Sempurna,siapa yang tidak suka dengan kata itu?kesempurnaan,keindahan,kekekalan,tak bercelah,tampak begitu diimpikan.Namun adakah yang dapat mengemban kata tersebut selain Tuhan Yang Maha Esa?dapatkah manusia mengeban kata itu?.Tentu saja tidak,manusia selalu memiliki celah di antara ke indahannya,lalu,apakah itu menjadi buruk?apakah akan menjadi tak berharga?. Cerita ini terinspirasi dari lagu wildflower milik Billie Eilish,akan berkisah tentang pasangan yang tampak begitu sempurna,pasangan yang indah dan harmonis,yang tampak tetap romantis walau sudah lebih dari lima tahun tak memiliki keturunan.Namun apakah benar benar sempurna?apakah benar benar harmonis?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EGALITER: Twinflame Life Lessons
  • He Is My Husband (Selesai season 01)
  • In the Blink of an Eye [PROSES REVISI]
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Belenggu Di Ujung Lara (terbit)
  • Queen Alya Az-zahra (END & REVISI)
  • lovesick//takkan berubah
  • Semesta

"Ga bisa ya kita sama-sama sampai akhir?" "Hahaha! Sayang, aku anak pertama, wibawa dan kebanggaan keluarga. Kamu anak bungsu, kesayangan keluarga. Gimana? Kamu bisa bayangkan apa yang akan terjadi?" ===================================== Hubungan itu harus setara. Benar. Entah itu pertemanan, hubungan kerja, apalagi romansa antara dua manusia. Lantas, apakah kesetaraan akan selalu membawa kesempurnaan? Lalu, bagaimana jika yang setara itu adalah trauma yang tidak pernah usai? Egi dan Lili. Mereka bertemu dan saling jatuh cinta. Sejoli ini memiliki sampul yang sangat sempurna di mata sosial. Pintar, terpelajar, mapan, dan menawan. Namun, mereka terlalu identik. Bahkan kegilaan mereka juga terlalu setara. Bukankah kesetaraan ini justru menakutkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines