Darah dan Bintang

Darah dan Bintang

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 24, 2025
Di negeri Astraea, di bawah naungan langit berbintang yang menyimpan ribuan rahasia, seorang putri bernama Seraphina mendapati hidupnya terikat pada ramalan kuno. Tanda berbentuk bintang di tangannya, yang selama ini ia anggap tak berarti, mulai bersinar dan membuka pintu menuju takdir yang tak pernah ia pilih. Ketika retakan muncul di Velarion, bola cahaya yang menjaga keseimbangan kerajaan, kekuatan gelap mulai merayap masuk. Seraphina harus menghadapi kebenaran pahit: darahnya adalah kunci untuk menyelamatkan atau menghancurkan Astraea. Bersama sosok asing bernama Kael, pria misterius dengan masa lalu yang gelap, Seraphina melintasi batas-batas kerajaan, mencari jawaban di tengah konstelasi yang retak. Namun, cinta yang tumbuh di antara mereka tidak hanya menjadi pelipur lara, melainkan juga ancaman bagi misi mereka. Apakah Seraphina mampu mengorbankan segalanya demi Astraea, termasuk hatinya sendiri? Ataukah ia akan menantang takdir demi cinta dan kebebasannya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Scrivener's Curse
  • OBSESSED MALE LEAD
  • ❲END❳ TRAPPED IN A HAREM NOVEL
  • Crown of Reversal
  • Us And Destiny
  • Seraphine Lysora
  • Saka: Guardian of Past and Future
  • Shadows of the Main Story

Lima abad ketertiban berdiri di atas satu dusta mematikan. Elara, seorang Senior Scrivener di Guild Penjaga Sastra, hidup untuk menyalin dan mengawasi naskah suci-hingga suatu malam baris-baris cahaya merah-emas merayap di kulitnya. Kutukan Penulis memberinya kemampuan membaca esensi konseptual di balik tinta, dan menyingkap nama Pendiri keenam yang telah dihapus dari setiap kronik resmi. Dalam sekejap Elara dicap bidah. Ia melarikan diri dari menara marmer Veridia ke lorong-lorong berkabut di tepi Sungai Atheria, dibantu Finn-pencuri licin yang tak percaya siapa pun. Sambil menghindari pemburu Guild, Elara mengurai petunjuk terlarang: jurnal tua yang berdenyut sihir, reruntuhan "Tanah Terbelah", dan bisikan rakyat yang sejarahnya disembunyikan. Setiap halaman yang disentuh memakan tubuh dan pikirannya, namun juga mendekatkannya pada kebenaran besar. Di belakangnya, Kepala Scrivener Valerius bersumpah membungkam segala celah sejarah, sedangkan Kanselir Agung Theron menjaga takhta yang dibangun di atas kebohongan itu. Bila Elara berhasil menyatukan serpihan masa lampau sebelum Kutukan melahapnya, percikan pemberontakan dapat membakar Aethelgard-atau menjatuhkan kerajaan ke dalam kekacauan yang tak terlihat sejak "Pembersihan Agung". Pengetahuan adalah kekuatan, dan setiap kekuatan menuntut harga. Beberapa kebenaran tertulis dengan darah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines