Flower 1 : AQUILEGIA

Flower 1 : AQUILEGIA

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 18, 2025
Terjebak dalam perjanjian konyol di masalalu, mengusik ketenangan seorang gadis rumahan. Namanya, Zulaikha Florania. Pribadi yang dikenal polos, lemah lembut, dan penurut itu diam-diam menghanyutkan. Sesuatu yang amat dijaganya-ketenangan-telah rusak. Dan dalam dadanya berkobar semangat untuk meminta harga atas apa yang telah rusak. Kerena menurutnya, Semua punya harga. Tetapi, bagaimana jika proses sebelum sesuatu yang besar terjadi, ia malah terjebak dalam jaring yang ia buat sendiri? Penasaran? YOK LANGSUNG BACA!!!
All Rights Reserved
#16
terbongkar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Frozen Heart [HIATUS]
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]
  • Be with you
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Perihal Waktu
  • Janji Seribu Bulan ✓
  • EPIPHANY
  • Keadilan? Memang Ada?

❆ 'Karena dingin itu menenangkan' Bukan, bukan istilah untuk dinginnya seorang Anskara. Sikapnya yang cuek, perilakunya yang kasar, dan cara bicaranya yang kadang menyakitkan tentu bukan hal yang menenangkan. Tapi perihal dingin yang mungkin bisa menjadi alasan 'dia' bertahan. Perihal dingin yang dianggap bisa menyembuhkan. ________________ "Kamu itu kaya es batu, beku, dingin, keras, tapi aku suka." • • Ini tentang masalah hati yang tak kunjung terselesaikan. Hati yang terlanjur beku. Sulit untuk seorang Flowerrina menemukan sedikit cinta, untuk balasan dari perjuangannya. "Hatimu yang beku membuatku hampir menyerah." Anskara itu kasar. Anskara itu keras. Anskara itu dingin. Anskara itu luka. Tapi, Flowerrina mencintainya. Bukan tentang cinta yang datang karena terbiasa. Tapi karena luka yang membuatnya menjadi biasa. Bertahun lamanya menoreh luka, cukup bukan untuk membuatnya mati rasa? "Jadi, bolehkah aku memberi kehangatan untuk hatimu yang membeku? Karena hatiku sudah terlatih untuk menjadi sekuat baja dan setegar karang." - Flo, gadis pecandu es batu. ___ {don't copy my story or my quote!} ©milaakharima

More details
WpActionLinkContent Guidelines