My Imaginary Story

My Imaginary Story

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 24, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Pernahkah kalian membayangkan bagaimana rasanya memiliki imajinasi liar yang terus berputar di kepala? Seolah-olah ratusan ide tak masuk akal saling berebut tempat untuk keluar. Rasanya melelahkan, membingungkan, bahkan membuat kepala terasa penuh, seperti mencari cara untuk memadatkan semesta ke dalam satu wadah kecil. Dulu, semuanya terasa kacau. Begitu banyak cerita yang ingin dituangkan, tapi tidak tahu harus mulai dari mana. Namun sekarang, semua berubah. Imajinasi liar itu akhirnya menemukan jalannya, menjelma menjadi kisah-kisah yang akan membuat kalian terkejut, bingung, bahkan merasa dunia ini terlalu absurd untuk dipercaya. Siapkah kalian masuk ke dalam dunia di luar nalar ini? Kalau iya, bersiaplah, karena cerita-cerita ini bukan sekadar cerita-ini adalah perjalanan ke dalam imajinasi yang tak pernah kalian bayangkan sebelumnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antologi Cerpen & Cerbung (Kumpulan Cerita Pendek)
  • Unspoken Deeds
  • Kisah Horor: Teror Jam 12 Malam
  • Kisah Kamis Malam
  • Just a Memory
  • MISTERI PETUALANGAN DALAM LABIRIN ILUSI
  • Penghuni Malam
  • HAQ : Dream Universe
  • Malam Seribu Mimpi Buruk
  • VENATOR OBSCURUS

Pernah punya ide-ide cerita yang hanya berupa potongan-potongan adegan, tapi bingung bagaimana cara menggabungkan kepingan puzzle itu menjadi satu cerita utuh. Pernah sudah menulis sebuah konsep cerita lengkap, tapi di tengah jalan muncul ide-ide baru yang tidak bisa lagi dimasukkan dalam cerita tersebut. Pernah ada ide-ide cerita yang terhayal saat sedang melamun, sedang menatap langit-langit kamar, bahkan ketika sedang berada di toilet, tapi selalu dikalahkan oleh pikiran-pikiran seperti "ah, sudahlah, malu kalau dibaca orang." atau "ah, takut nanti diremehkan." dan cerita itu pada akhirnya terbungkam rapat dalam hati. Karya ini akan menampung dan melindungi semua ide-ide cerita itu. Baik fiktif maupun non-fiktif, akan kutulis dalam bentuk cerita pendek dengan gaya dan bahasaku sendiri. Sebab seseorang telah mengingatkanku bahwa pada akhirnya yang terpenting adalah kisah-kisah itu berhasil tersampaikan...

More details
WpActionLinkContent Guidelines