CEO KAMPRET | Heeseung (ON GOING)

CEO KAMPRET | Heeseung (ON GOING)

  • WpView
    Reads 3,531
  • WpVote
    Votes 235
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 4, 2026
WpInfo
Fanfic
Enhypen
Kpop
"Om siapa? Kok ganteng? " "Ayo kita pergi sekarang juga." "Kemana om? Om siapa dulu? Rumah saya disini om. Ngapain om ngajak saya pergi? Emang kita mau pergi kemana?" "Besok kamu sama saya nikah dan gak ada waktu buat bincang-bincang lagi." "Hah? Siapa yang nikah? " Sambil membenarkan kacamatanya. Nih bocah pura-pura pinter atau bego sih? Penasaran gak ? Pasti penasaran lah, jangan lupa mampir ke CEO kampret yawww... 🫠
All Rights Reserved
#247
wonbin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Possessive Male Lead
  • Your Daddy My Husband
  • Obsession Overdose
  • Given || Ju Jihoon
  • I'm Not Just a Figuran
  • A House Between Us
  • Rewriting The Villain (END)

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

More details
WpActionLinkContent Guidelines