aku tidak membenci laut [on going]

aku tidak membenci laut [on going]

  • WpView
    Reads 178
  • WpVote
    Votes 117
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 22, 2025
"Aku Tidak Membenci Laut" Alesya selalu menyalahkan laut atas luka yang ia bawa sejak kecil. Namun, pertemuannya dengan Arga, seorang tentara angkatan laut yang penuh teka-teki, perlahan mengubah cara pandangnya. Di tengah gelombang tantangan, mereka menemukan cerita yang lebih besar tentang cinta, kehilangan, dan keberanian untuk berdamai dengan masa lalu. Akankah Alesya mampu menghadapi ketakutannya dan menemukan alasan untuk mencintai laut?
All Rights Reserved
#67
angkatanlaut
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALENA SHANKARA AZELA
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • Alesya
  • semua punya luka
  • Cinta Di Laut Biru [End]
  • The Mermaid Yasmine
  • Alaska
  • Silence In Their Minds
  • ANGELILKA (END)

Alena Shankara Azela, seorang gadis yang bermimpi menjadi seniman, terjebak dalam dunia tanpa kasih sayang dari ayahnya. Ketidakpastian dan keputusasaan menghantuinya hingga ia bertemu Langit, yang membangkitkan semangatnya untuk bertransformasi. Namun, cinta tak semudah itu; ia harus bersaing dengan sahabatnya sendiri untuk mendapatkan perhatian Langit, dan memilih mengalah demi persahabatan. Di saat terpuruk, Alena berjumpa dengan Nabastala, seorang pemuda yang mengajarkannya arti sejati kebahagiaan dan keyakinan. Bersama Nabastala, Alena di bawa ke dalam perjalanan menemukan cinta, persahabatan, dan berjuang untuk mengatasi rintangan. Dalam perjalanan penuh warna ini, akankah Alena menemukan jalan menuju impiannya dan menyentuh jiwanya yang terdalam? Temukan jawabannya dalam kisah penuh haru dan inspirasi ini "Alasan kamu selalu gagal gambar aku, karena kamu belum mencintai ku kan?!" tanya Abas sambil menatap Alena lekat. Alena diam sejenak dan memikirkan jawaban. "Untuk menggambar sebuah objek, kita harus memperhatikan setiap detailnya. Apalagi bagian mata itu sangat berpengaruh! Aku belum bisa gambar bagian mata kamu" jawab Alena. Bagaimana bisa? sedangkan, terlalu lama menatap mata indahnya saja aku tidak mampu. "Itu bukan jawaban, Al! Itu alasan" tegas Abas. Alena menunduk mendengar itu. "Mungkin dulu kamu berfikir aku tidak bisa menggambarmu, karena aku belum bisa mencintaimu. Tapi sekarang lihatlah, seluruh dunia harus tahu, bahwa aku sangat-sangat mencintaimu Nabastala. Selamat berkelana. Selamat abadi dalam karyaku, Nabastala Sagara."

More details
WpActionLinkContent Guidelines