Make a Story With You

Make a Story With You

  • WpView
    Reads 457
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 16, 2025
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^ "Gama stop!" "Apa? Mau alesan ada urusan OSIS lagi? Kemarin Alga sekarang Galih besok kamu mau selingkung sama siapa lagi hah?!" "Terus aku harus jawabb apa kalau emang nyatanya itu urusan OSIS haa? Terus aku harus cari pembelaan diri apa kalo kamu nggak pernah mau percaya sama aku?!" Laki-laki itu terus menatap dirinya tajam. "Apa mau marah? Terserah!" Siang itu Rana menyesal meninggalkan Gama di sana dalam kondisi seperti itu, karena lagi-lagi dia menemukan kekasihnya dengan aura bereda yang sangat berbahaya. Rana membulatkan matanya menatap Gama yang memukul cermin di hadapannya "GAMA STOP!" Secepat kilat gadis itu menahan tangan Gama yang lagi-lagi akan mengayun ke arah cermin. "Lepasin gue." Suara dingin yang terdengar seperti geraman itu membuat Rana sontak mendongak, 'Tidak mungkin' "Ti..Titan?" HAYOO ADA APA NIHHH? KEPO? cus langsung baca aja ^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^ halo teman-teman, i'am back with my new story^^ Tapi Tapi Tapi Kali ini adalah kumpulan CERPEN IYA CERPEN, Kelihatan nggak seru? OH TENANG AKU JAMIN KALIAN AKAN JATUH CINTA SAMA SEMUA TOKOHNYA SOOO STAY TUNE YAW
All Rights Reserved
#481
sea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zenna Story
  • GPS ⏳ (Completed)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • You Had My Heart
  • GUNFA
  • Arsyilazka
  • ALFAREZI [On Going]
  • POISONED LOVE
  • Amor Eterno
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines