Stetoskop Cinta

Stetoskop Cinta

  • WpView
    Reads 13,944
  • WpVote
    Votes 513
  • WpPart
    Parts 62
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2026
"Bayang-bayang mimpi itu kembali menghantuiku. Fan... kamu di mana sih sebenernya? Kenapa ya, semua tentang kamu tuh kayak nggak mau lepas dari pikiran aku? Semoga aja kamu baik-baik aja di sana.." ~Alya Lyra Seraphina~ "Takdir memang penuh kejutan. Wanita yang selama ini kucari, ternyata sedekat nadi. Sahabat kecilku... benih cinta yang dulu terpendam, kini bersemi dengan begitu dahsyat. Aku akan menemukannya, dan memperjuangkan hatinya." ~Aditya Irfan Riza Dewantara~ Terpisah oleh waktu dan jarak, takdir mempertemukan kembali dua hati yang pernah berbagi tawa masa kecil. Namun, mampukah cinta yang kembali bersemi di antara Alya dan Irfan mengalahkan keraguan masa lalu dan tantangan yang menghadang di masa kini?
All Rights Reserved
#13
tni
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketukan Takdir
  • flashback || Soolia Ft. TXTZY
  • Heartbeats of the ER [END]
  • Takdirku ✓
  • Tertulis Dalam Doa
  • 𝐌𝐲 𝐁𝐢𝐚𝐬 (𝙶𝚘𝚞 𝙼𝚒𝚗𝚐𝚛𝚞𝚒) | TAMAT |
  • OUR DESTINY [Rewrite]
  • Vermilion Reverie [skynani x dew] END
  • Bayang-Bayang Kehormatan || MiTzu  [END]

(SEBELUM BACA ALANGKAH BAIKNYA FOLLOW TERLEBIH DAHULU) "Kesalahan terbesarku adalah pernah menjaga jodoh orang lain." Lily pernah percaya bahwa ia telah menemukan takdirnya. Bertahun-tahun ia mencintai, menjaga, dan memperjuangkan seseorang yang ternyata bukan untuknya. Ketika cinta yang ia pelihara sepenuh hati berakhir dengan pengkhianatan, Lily hanya bisa menggenggam sisa-sisa luka yang ditinggalkan. Dalam kehancurannya, Lily belajar menyerah... kepada takdir, kepada kehendak Tuhan. Ia tak lagi mencari, hanya berusaha sembuh-dengan doa dan jarak dari cinta. Hatinya kini dikelilingi tembok yang ia bangun sendiri, demi melindungi diri dari rasa kecewa yang sama. Namun takdir punya rencana lain. Di usia 24 tahun, di tengah kesibukan koas yang ia kerjakan sebagai mahasiswa kedokteran, hadir seorang pria yang tak hanya datang... tapi bertahan. Tulus, sabar, dan tak mudah menyerah. Ia tak menuntut balasan, hanya berharap diberi kesempatan. Apakah ini cinta baru yang tulus dari Tuhan? Atau justru ujian lain yang akan kembali membuatnya patah? ⚠️Disclaimer dilarang kelas mengcopy paste atau plagiat karna itu tidak boleh dan ada hukumnya⚠️ Cuss yuk dibacaaa. ☺️☺️☺️

More details
WpActionLinkContent Guidelines