OUR STORY
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 2, 2025
Hidup di pedesaan selalu menyenangkan, setidaknya itulah yang dipikirkan Atma. Berbeda lagi dengan pemikiran Danu. Bagi Danu, hidup di pedesaan bukanlah hal yang harus dibanggakan. Karena jelas sekali, dia tidak tega jika harus melihat kebodohan masyarakatnya. Lalu bagi Dahayu, Dara, dan Hala, hidup di pedesaan juga bukanlah hal yang menyenangkan. Mereka tahu betul bagaimana perempuan masih dianggap sebelah mata oleh para masyarakatnya. Itulah yang membuat mereka selalu merasa sulit hidup sebagai seorang perempuan. Semua itu jelas tidak diketahui Atma, karena kedatangannya ke sana, hanya untuk mengenang masa kecilnya. Dia datang untuk mengukir kenangan indah di tempat yang ia tinggalkan bertahun-tahun lamanya.
All Rights Reserved
#117
pensi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kita Beda Tuhan [TAMAT]
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Pieces of You
  • EPILOG SANG PENDOSA
  • Maaf, Dara.

Kerangka Cerita 30 Bab [TAMAT] Bab 1: Pertemuan Tak Terduga Eren dan Mahendra bertemu secara tidak sengaja dan mulai berteman. Bab 2: Tumbuhnya Perasaan Mereka semakin dekat, tapi mulai sadar ada perasaan lebih dari sekadar teman. Bab 3: Kenyataan yang Menyakitkan Eren dan Mahendra menyadari perbedaan agama mereka bisa menjadi masalah besar. Bab 4: Tekanan Keluarga Keluarga Eren dan Mahendra mulai curiga dan mencoba menjauhkan mereka. Bab 5: Rahasia yang Terbongkar Seseorang mengetahui hubungan mereka dan memberi tahu keluarga. Bab 6: Pertemuan yang Menentukan Mereka dipaksa berpisah oleh keluarga masing-masing. Bab 7: Di Persimpangan Jalan Eren dan Mahendra menjalani hari-hari penuh kesedihan tanpa satu sama lain. Bab 8: Harapan Kecil Mereka bertemu kembali secara tidak sengaja dan mulai berbicara lagi. Bab 9: Ketika Waktu Berbicara Mahendra mencoba meyakinkan keluarga bahwa perasaannya serius. Bab 10: Bayangan di Masa Depan Ara mulai ragu, takut menyakiti keluarganya dan dirinya sendiri. Bab 11: Jalan Tengah Mereka mencari solusi agar tetap bisa bersama tanpa menyakiti siapa pun. Bab 12: Pengorbanan Salah satu dari mereka harus mengorbankan sesuatu demi hubungan ini. Bab 13: Keputusan Terakhir Mereka dihadapkan pada pilihan sulit: tetap berjuang atau berpisah selamanya. Bab 14: Titik Balik Sebuah kejadian mengubah segalanya, membuat mereka melihat cinta dari sudut berbeda. Bab 15: Akhir yang Ditentukan Takdir Apakah mereka bisa bersama, atau ini hanya kisah cinta yang tak bisa bersatu? Bab 16: "Sisa Rasa di Antara Kita" Menunjukkan bahwa meski hubungan telah berakhir, perasaan itu masih ada. Bab 17: "Saat Hati Mulai Pulih" Menggambarkan proses Ara dalam menyembuhkan dirinya sendiri setelah perpisahan. Bab 18: "Antara Masa Lalu dan Masa Depan" Fokus pada bagaimana Ara berdamai dengan masa lalunya dan mulai menatap ke depan. Bab 19: Di Persimpangan Takdir Eren mencoba untuk melepaskan Mahendra dan menjalani hidup baru dikota. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines