Hersyila, seorang wanita tegas dan penuh prinsip, terpaksa menikahi Elian, seorang pria yang dikenal lembut dan manis dan terkenal dengan rumor bahwasanya ia adalah seorang gay.
Namun, pernikahan ini bukan karena cinta. Hersyila dijodohkan dengan Elian untuk menggantikan posisi saudara kembarannya, yang secara tiba-tiba melarikan diri dari pernikahan yang sudah diatur oleh keluarga mereka.
Demi menjaga reputasi keluarga dan menghindari aib besar, Hersyila dipaksa untuk menggantikan kembarannya, meskipun ia sendiri tidak pernah menginginkan pernikahan ini.
Elian, meskipun manis dan penuh perhatian, bukanlah pria yang diinginkan Hersyila. Sifatnya yang lembut malah membuat Hersyila merasa tidak nyaman, karena ia terbiasa dengan kontrol dan ketegasan dalam hidupnya. Hersyila merasa pernikahan ini hanya sebagai kewajiban, bukan pilihan, dan ia kesulitan menerima kenyataan bahwa dirinya harus menggantikan kembarnya dalam hidup Elian.
Namun, apakah waktu dapat mengubah perasaannya kepada Elian, atau bahkan cinta itu tak akan hadir selamanya?
Yang kepo boleh baca ya hehe😋
Mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kesamaan cerita, karakter, atau alur dengan karya penulis lain. Cerita ini murni hasil imajinasi pribadi dan tidak ada unsur kesengajaan untuk meniru atau menjiplak.
⚠️Utamakan follow sebelum membaca! HAPPY READING
Pernikahan ini seharusnya menjadi awal yang indah. Zakia menerima Rayyan tanpa ragu, tanpa tahu bahwa di hatinya masih ada nama lain yang lebih dulu mengisi.
Rayyan tidak pernah menunjukkan bahwa ia menyimpan luka, tapi ada sesuatu dalam sikapnya yang tak bisa Zakia pahami. Ia baik, tapi tak sepenuhnya ada. Ia perhatian, tapi terasa hampa.
Zakia menunggu, berharap waktu akan membuatnya memahami. Hingga suatu hari, kebenaran itu datang secara tiba-tiba, tepat dimalam pernikahannya.
Ia bukan satu-satunya di hati suaminya.
Lalu, apakah kesabaran bisa meluluhkan hati yang tak pernah benar-benar terbuka untuknya?
Ataukah ia hanya bertahan dalam pernikahan yang tak akan pernah memberinya tempat?