Scarred Soul

Scarred Soul

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 3, 2025
>Indira, seorang wanita muda yang terluka oleh masa lalunya, membawa trauma mendalam dari hubungan yang penuh kekerasan dan pengkhianatan. Setiap ingatan tentang mantan kekasihnya yang toxic mengukir luka baru di hatinya, meninggalkan bekas yang tak mudah hilang. Setiap minggu, ia harus menjalani sesi terapi dengan psikolog dan mengonsumsi obat penenang untuk mengatasi kecemasannya yang semakin parah. > Suatu hari, saat Indira sedang terburu-buru untuk ke stasiun kereta, ia tanpa sengaja menabrak Aria. Perasaan panik langsung menghantam dirinya, membuat jantungnya berdetak kencang dan kecemasan yang luar biasa menyerang tubuhnya. Dalam sekejap, seluruh tubuh Indira terasa kaku, napasnya sesak, dan dunia tiba-tiba menjadi begitu asing dan menakutkan. Aria, yang terkejut namun tidak marah, mencoba menenangkan Indira, tetapi setiap sentuhannya justru membuat Indira semakin gelisah, mengingatkan pada masa lalunya. > Apakah Aria hanya sekadar sosok asing yang ditemuinya di tengah kepanikan, atau justru orang yang mampu menyembuhkan luka-luka dalam hatinya? Temukan jawabannya hanya di Scarred Soul.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradoks Rasa
  • Ketika Laut Memeluk Hujan
  • Ik Hou Weer Van Je
  • Noda dalam Cinta
  • Menyerah atau Bertahan?
  • SIDNEY
  • LARA
  • Tell Me It's Okay !!! (END✔)
  • Love Me, Please! [Sudah Terbit]

Lucifer tuh tipe cowok yang kayak punya semua hal-good looking, karisma ngalir, dan gampang banget bikin orang jatuh. Tapi masalahnya, dia nggak pernah puas. Udah punya A, pengen B. Udah dapet B, ngincer C. Selalu pengen yang lebih gede, lebih keren, lebih wow. Terus muncullah Cassia. Cewek yang literally nggak ngaruh sama pesonanya. Nggak meleleh, nggak tertarik, malah santai aja. Buat Lucifer, ini jelas challenge. Dia harus "menang." Dan pas dia berhasil? Eh, malah bosen. Sampai suatu waktu, dia ngeh... Cassia beda. Dia bukan cewek random yang gampang di-play. Mulai deh Lucifer nyadar dia salah. Dia mau balik. Tapi sayangnya, Cassia udah fly away-bebas, mandiri, nggak butuh siapapun. Nggak nyari pengakuan, nggak butuh pujian. Dan Lucifer? Cuma bisa liat dari jauh, ngerasa kehilangan, sambil mikir, "Oh sh*t... ternyata ini yang namanya cinta." Cuma ya... sadar pas udah telat itu nyesek. Cassia udah di level "high value woman" yang nggak bisa dia kejar. Sementara dia? Masih stuck di toxic game yang sama. Pure sad boy vibes.

More details
WpActionLinkContent Guidelines