Berawal dari Luka

Berawal dari Luka

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2026
Menjadi yatim piatu sejak kecil adalah kenyataan pahit yang harus diterima oleh Aiza dan Devan. Mereka adalah adik dan kakak yang harus kehilangan orangtuanya di hari yang sama dalam kecelakaan berbeda. Kehidupan mereka seketika runtuh saat mendapatkan kabar bahwa kedua orangtuanya kini telah meninggalkan mereka untuk selamanya. Hari yang seharusnya penuh kebahagiaan, kini tergantikan oleh kesedihan mendalam. Hari yang setiap tahunnya selalu diperingati dengan perayaan, hari ini diwarnai oleh tangisan. Kedua orangtuanya berpulang tepat di hari ulang tahun anak pertama mereka, Devan Melviano. Meskipun dunia mereka telah runtuh, mereka dipaksa untuk tetap melanjutkan kehidupan meski jiwa mereka sudah mati bersama dengan kepergian kedua orangtuanya. Hari-hari berat dan suram harus mereka lalui setiap harinya, pikiran untuk menyusul kedua orangtuanya juga selalu menghantui kehidupan mereka. Berbagai hinaan serta cacian harus mereka terima tanpa memiliki kesempatan untuk membalas. Kehidupan mereka tanpa kedua orangtua terasa sangat kejam. Mereka dipaksa untuk kuat agar tetap bisa melanjutkan kehidupan di tengah tekanan yang harus mereka hadapi. Tak peduli sakit, lelah atau pasrah, dunia tetap tak sebaik saat mereka masih memiliki kedua orangtua. Akankah mereka bisa kembali menemukan cahaya kehidupan mereka? atau justru terjebak dalam lubang kegelapan dan menyerah pada dunia?
All Rights Reserved
#204
piatu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auto Save!
  • ELION (bl)
  • desa kawitan [END]
  • LINTANG PANJER WENGI END
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Secret Relationship
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • ELIAN

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines