Story cover for Freaky Love by dnfksii_
Freaky Love
  • WpView
    Reads 11,289
  • WpVote
    Votes 475
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 11,289
  • WpVote
    Votes 475
  • WpPart
    Parts 12
Ongoing, First published May 03, 2015
Bercerita tentang persahabatan dan percintaan yang aneh. Pacaran layaknya orang asing, memanggilnya bukqn dengan kata kata romantis tetapi dengan kata kata seorang sahabat yang tidak jaim untuk memanggil eengan sebutan apa.

Aliando orang yang famous disekolah. Sangat ramah dan supel sekali dengan orang sehingga banyak yang mendekati dia. Dia sering sekali meluk temannya selain pacarnya sendiri. Pintar? tentu. Dia dengqn pacarnya sering sekali taruhan kalau salah satu diantaranya ada yang nilainya jelek harus mentraktir yang nilainya tinggi. Di mata Prilly Ali itu orangnya perhitungan dengannya tapi dengan orang lain dia baik.

Prilly itu orangnya jutek sama yang baru ia kenal. Satu sekolah tau kalau dia pacarnya si culun Aliando Syarief yang sering di ketawain dan sering di celotehin sana sini. Walaupun si Ali itu NERD + percaya dirinya udah tinggi tapi si prolly tetap setia dengan di Aliando syarief ini. 

Kenapa si Ali ini culun tapi Famous?sedangkan si Prilly gadis biasa di kenal?
All Rights Reserved
Sign up to add Freaky Love to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Stay (Away) by hazelaice
64 parts Complete
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
You may also like
Slide 1 of 9
Aku Dan Si Playboy cover
Learn To Love cover
BAD GIRL'S cover
Stay (Away) cover
PRILLY'S SECRET cover
cinta pertama cover
Just Love My Bestfriend cover
Denganmu Cinta (CCS sesi 2) cover
HATE BE LOVE (END) cover

Aku Dan Si Playboy

16 parts Complete

Seorang cowok perpect and populer yang rela melepaskan predikat ke playboyannya,demi seorang cewek yang bisa dikatakan biasa saja tapi cukup membuat cowok itu tergila gila karna senyumnya. "Gimana prill,mau kan lo jadi Pacar gue?" "Aku gak mau!kamu kira aku bakal percaya gitu aja sama kamu?setelah kamu pacarin semua cewek yang ada disekolah kita?" Prilly mahira "Belum semua.penjaga kantin belum gue pacarin,guru juga belum dan lo!" Ali Rey Fiansyah