Story cover for Flower  by PinkaFamela343
Flower
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jan 26, 2025
"Aroma mu yang harum membuatku datang mendekatimu 
Senyumanmu yang manis memikat jiwa dan hatiku
Tawamu yang merdu bagaikan musik ditelingaku
Kamu adalah Cinta pertama dan terakhirku."
              
                            ~~~

"dimana bunga mekar...disanalah aku berada"

Suara lembut seorang gadis terdengar ditelinga pria yang sedang menangis dibawah pohon dimana tempatnya bertemu dengan gadis yang menjadi cinta pertamanya pertama kali.

                            ~~~

                                     ❗⚠️❗

• kalo mau plagiat mending jauh jauh
• murni pemikiran sendiri
• tolong ambil yang baik dan buang buruknya
• masih pemula, jadi mungkin ada banyak kesalahan dalam alur cerita


aku tipikal orang yang kalo nulis cerita gabisa cuman satu, ini ada beberapa di draf, ada yang direvisi sama ada yang cuman hayalan tapi ketulis and....mungkin cerita ini ga cepat selesai menuju ending, maaf kalau lama up chapter karena duniaku ga cuman tentang menulis cerita🐿️
All Rights Reserved
Sign up to add Flower to your library and receive updates
or
#358flower
Content Guidelines
You may also like
Eyes That Never Looked Back I LingOrm [Bahasa Indonesia] by shazzy1612
48 parts Complete Mature
DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing. Prolog Pertama kali Ling bertemu Orm, usianya enam tahun. Ia bersembunyi di balik kaki ibunya di sebuah kafe yang ramai, penuh dengan aroma kopi segar yang menyelimuti udara. Itu adalah tempat favorit orang tuanya, meski Ling sendiri jarang memperhatikannya-hingga hari itu tiba. Orm, seorang gadis kecil dengan celemek yang kebesaran, berdiri di belakang meja kasir dengan bertumpu pada ujung jari kakinya, menyusun paket gula dengan penuh konsentrasi. Ia mendongak, menatap mata Ling, lalu tersenyum lebar. "Mau bantu?" tanya Orm, sambil menyodorkan satu paket gula. Ling ragu. Ia belum pernah diajak melakukan hal yang begitu biasa sebelumnya. Tapi nada hangat dalam suara Orm terasa berbeda dari sapaan sopan yang biasa ia dengar. Sejak saat itu, Ling dan Orm tak terpisahkan. Perbedaan di antara mereka tak pernah menjadi masalah. Ling dengan gaun desainer dan mobil antar-jemputnya, sementara Orm dengan pakaian sederhana, selalu beraroma kopi dan roti panggang hangat. Mereka membangun dunia mereka sendiri di dalam kafe kecil itu, berbagi rahasia, impian, dan tawa. Tapi ada hal-hal yang tak pernah terucap. Orm tak pernah memberitahu bahwa jantungnya selalu berdegup kencang setiap kali Ling tersenyum padanya. Dan Ling? Ia tidak menyadari apa pun. Ia percaya bahwa takkan ada yang berubah di antara mereka. Hingga hari saat ia jatuh cinta pada orang lain.
You may also like
Slide 1 of 9
Flora [Complete] cover
Ingkar 🌿|| Ending  cover
I'm In Love With A Criminal || SUNSUN GS cover
Perjalanan Cinta  { FREFLO }  END cover
Rannia√ cover
Pegasus cover
IMPOSSIBILITY LOVE cover
Eyes That Never Looked Back I LingOrm [Bahasa Indonesia] cover
Marriage Contract(LingOrm) E-book cover

Flora [Complete]

22 parts Complete

[𝐓𝐞𝐞𝐧 𝐅𝐢𝐜𝐭𝐢𝐨𝐧] "Dia Flora, si silent princess yang tetap kuat berdiri meski harus menerima luka dari setiap kisahnya" ***** Ini kisah tentang Flora, yang hidupnya terbiasa dengan hal yang disebut sebagai penderitaan, masalah, dan segala hal yang dianggap menyedihkan bagi orang lain. Tentang dirinya yang menjadi sosok penyendiri, menjadi seorang yang tak peduli dengan hal yang ada di sekitarnya. Tak ada yang berani mendekatinya kecuali dua orang perempuan yang bisa dibilang sebagai 'temannya'. Ya, hanya mereka berdua. Tapi ternyata muncul satu orang lagi di dalam hidupnya. Dialah orang yang selalu ingin mengubah Flora. Orang yang juga membuatnya berada pada titik kebahagiaan, sekaligus titik penyesalan terbesar bagi hidupnya. Tapi, akankah titik penyesalan itu akan kembali berubah menjadi sebuah kebahagiaan. Atau selamanya akan tetap menjadi sebuah penyesalan. Entahlah. ▫️▫️▫️▫️▫️ Cover: Edit by me Was #1 - Flora ©2020