Aku Masih Butuh Bunda

Aku Masih Butuh Bunda

  • WpView
    GELESEN 5
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Jan. 26, 2025
"Bunda, jangan pergi" teriak seorang anak perempuan dengan tangan yang terus mengguncang guncang tubuh sang ibunda tercinta. kata siapa cinta pertama anak perempuan jatuh kepada ayahnya? kata siapa anak perempuan lebih menyayangi ayahnya? Yah itu dulu, sekarang... Ia membenci ayahnya! karena ayahnya, sang ibunda menjadi seperti ini... "Bunda, Rea masih butuh bunda" ucapnya sebelum jatuh pingsan akibat terlalu lelah menangis ⚠️ typo bertebaran! ⚠️ cerita hanya karangan author! ⚠️ Don't copy my story! Happy reading luvv!!
Alle Rechte vorbehalten
#319
kematian
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Hidden Scars ✓
  • Nathalea
  • Rumah tentang Ayah
  • Harap Tak Bersisi
  • Mr Obsession [KM]
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • Aizam dan November
  • RadenRatih

Banyak yang bilang, cinta pertama seorang anak perempuan adalah ayahnya. Namun, tidak semua anak perempuan di dunia ini mendapatkan cinta itu, baik secara fisik maupun emosional. Sehebat apa pun seseorang berusaha, jika ia tak pernah dianggap cukup, hatinya akan perlahan terkikis. Aura selalu berusaha menjadi anak yang membanggakan. Prestasi demi prestasi ia raih, berharap bisa mendapat pengakuan dari keluarganya. Namun, sekeras apa pun ia mencoba, tatapan sang ayah selalu penuh ketidakpuasan. Bagi ayahnya, Aura tidak pernah cukup. Apa yang sebenarnya membuat sang ayah begitu membencinya? Sampai kapan Aura harus berjuang sendirian untuk mendapatkan kasih sayang yang seharusnya menjadi haknya? πππππππππ "Cerita ini banyak mengandung bahasa kasar yang mungkin kurang nyaman bagi sebagian pembaca. Harap baca dengan bijak."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien