Pinky Promise

Pinky Promise

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 19, 2026
❝Mengharapkan kebahagiaan yang sangat mustahil buat gue dapetin itu sangat menyakitkan❞ Anindita Amarantha, yang dulunya dikenal sebagai gadis kecil ceria dengan tawa yang bisa menghidupkan suasana, kini tumbuh menjadi sosok yang berbeda. Waktu, pengalaman, dan luka mendalam mengubahnya. Kepercayaannya yang pernah ia berikan sepenuh hati kepada orang-orang terdekatnya, berakhir dengan kebohongan yang melukai jiwanya. Hatinya yang dulu penuh kehangatan kini tertutup rapat, digantikan oleh dinginnya ketegasan. Senyumnya masih ada, namun terasa jauh, seakan menjadi tembok antara dirinya dan dunia. Anin, begitu ia biasa dipanggil, tidak lagi memandang dunia dengan polos. Ia belajar bahwa tidak semua orang layak dipercaya, dan bahwa dirinya harus berdiri sendiri untuk bertahan. Namun di balik semua itu, ada sisi lembut yang masih bersembunyi, sisi yang berharap akan kebahagiaan dan kepercayaan sejati. Sisi itu hanya muncul di hadapan orang-orang yang benar-benar memahami dan menerima dirinya apa adanya. Anin bukanlah gadis yang lemah-ia adalah seseorang yang telah melalui badai dan tetap bertahan, meski meninggalkan bekas luka yang dalam.
All Rights Reserved
#838
ketua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Laskar
  • Transmigrasi Little Mommy
  • Stressed.
  • Teman Kecilku
  • Transmigrasi Gio End
  • the protective myhusband
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • One Shot 21+
  • Daddy's Little Sunshine
  • Mas Masinis
Laskar

Sebuah kejadian tak terduga mempertemukan Levi dan Aralie dengan tiga anak misterius yang mengaku sebagai anak mereka: Rachel, Mikhail, dan Intan. Kehadiran ketiganya membawa banyak pertanyaan yang sulit dijelaskan, mulai dari kedekatan mereka dengan Levi dan Aralie, kebiasaan-kebiasaan yang terasa begitu akrab, hingga sikap mereka yang menyimpan kesedihan di balik senyum polosnya. "Ternyata seseorang bisa begitu berarti, bahkan sebelum aku sempat menyadari kalau aku membutuhkannya." - Aralie Abigail Maheswara - "Aku tidak pernah menyesali memilih kalian. Yang aku sesali hanya tidak pernah cukup berani menunjukkan betapa aku mencintai kalian." - Michael Levian Laskar -

More details
WpActionLinkContent Guidelines