Lost In Between

Lost In Between

  • WpView
    Reads 106,582
  • WpVote
    Votes 5,787
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 19, 2025
WpInfo
Fanfic
1Direction
Entah apa yang terjadi, Louis yang baru saja di kirim ke asrama oleh orang tuanya tiba-tiba di jemput oleh seorang pria yang merupakan ayah kandungnya. Pria itu membawa sebuah surat yang berisikan surat pernyataan hak asuh anak. Apa yang akan terjadi pada Louis kedepannya?
(CC) Attrib. NonComm. ShareAlike
#694
stepbrother
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEPARATED BROTHER [END]
  • Don't you miss me?
  • become a father of two child {Tidak Di Lanjutkan)
  • Langit untuk Asa
  • Adelio
  • In Another Life [Gavin's Return]
  • ☞ KEIZARO ☜ (End)
  • Arthar Kavindra
  • Bertumpu
  • SIMETRI

Tian, seorang pemuda baik hati menghabiskan nyaris seluruh hidupnya untuk mencari sosok Bian, adik kandungnya yang telah hilang 18 tahun lamanya. Berbagai cara telah Tian lakukan untuk menemukan Bian. Tapi bahkan dalam jangka waktu selama itu, dia tak kunjung menemukan satu satunya keluarga yang masih dimilikinya itu. Bahkan Tian tidak tahu apakah Bian masih hidup atau sudah- Hingga disuatu pagi ketika dia mengantarkan roti pesanan pelanggannya, dia tidak sengaja terlibat masalah dan berakhir adu cekcok dengan sosok tuan muda kaya raya, bernama Barry Arya. Tuan muda itu angkuh, sombong, dan memiliki temprament yang sangat buruk. Tian berharap tidak akan pernah dipertemukan lagi dengan sosok itu. Cukup sekali dipagi yang sial itu Tian bertemu dengannya. Tapi rupanya Tuhan memiliki rencana lain. Siapa yang menyangka bahwa pada akhirnya Tian malah membiarkan tuan muda sombong itu tinggal menumpang di apartemen sederhananya? Benar-benar tak terduga! Tapi sebenarnya siapa sosok Barry? Kenapa lambat laun Tian malah merasa anak itu tidak asing baginya? ... "Mana mungkin?! Bian tidak mungkin seperti dia! Kakak tidak tahu saja semenyebalkan apa dia. Tidak mungkin Bian ku yang manis dan lucu itu tumbuh menjadi seperti dia." -Tian- "Hei Tian! Memangnya apa yang salah denganku?! Lagipula siapa yang ingin menjadi Bianmu?!" -Barry-

More details
WpActionLinkContent Guidelines