Hujan di sudut kota

Hujan di sudut kota

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sun, Jan 26, 2025
Rintik yang Tak Pernah Pergi Di sudut kota kecil bernama Sentara, ada sebuah taman tua yang selalu diselimuti hujan. Entah bagaimana, hujan di sana tak pernah benar-benar berhenti, seolah ada sesuatu yang mengikatnya dengan tempat itu. Orang-orang menjadikannya bahan cerita, dongeng yang diwariskan turun-temurun. Namun, bagi Alana, seorang pelukis yang baru pindah ke kota itu, hujan di taman tersebut menyimpan misteri yang lebih dalam. Setiap kali ia duduk di bangku taman dengan kanvas di pangkuannya, ia merasa ada yang mengawasinya, mengiringinya dalam kesunyian rintik.
All Rights Reserved
#4
romantisfantasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setelah Langit Berbisik
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Warisan Gandari
  • A Love Lost Beneath the Blue
  • setangkai mawar di musim dingin
  • Waktu?
  • Senja Yang Sunyi
  • Together for Love
  • Feeling Blue
  • Dalam Rintik yang Sama

Zana Zakeisha merasa dunianya runtuh saat Danar Danendra, kekasih yang telah menemaninya selama dua tahun, memutuskan hubungan mereka tanpa alasan yang jelas. Di hari jadi mereka yang kedua, Danar meninggalkan Zana dengan sebuah kotak berisi 30 surat dan satu syarat: baca satu surat setiap hari selama 30 hari ke depan. Setiap kata dalam surat itu bukan hanya memutar waktu, tetapi juga membuka luka lama yang sulit disembuhkan. Namun, di tengah perjalanan membaca surat-surat itu, Zana bertemu Adiran Raziin, seorang mahasiswa sastra yang penasaran dengan rahasia yang disembunyikan Zana di balik kesendiriannya. Adiran menemani Zana mengungkap makna tersembunyi dalam surat-surat tersebut. Tanpa disangka, Adiran mulai jatuh hati pada Zana, sementara Zana terjebak antara kenangan tentang Danar dan perasaan yang mulai tumbuh untuk Adiran. Dalam perjalanan penuh makna ini, Zana terjebak diantara kenangan masa lalu dan cinta yang baru, mereka berjuang untuk menemukan arti sejati dari sebuah kata perpisahan. ☆☆☆ Setelah langit berbisik nanti, Dan kamu melangkah tanpa ada aku disisimu lagi, Tersenyumlah di bawah cahaya mentari pagi, Sebab, bahagiaku adalah melihatmu dalam sunyi. Danar Danendra_ #Masih banyak kesalahan ketik dan kesalahan dalam ejaan, mohon di maklumi ya, semua kesalahan pengetikan akan di perbaiki saat revisi, terima kasih. #Jangan lupa vote⭐, komentar dan follow ya! # semua latar, tempat, waktu, nama dan suasana di cerita ini hanyalah fiksi dan real pemikiran sendiri. #Dilarang keras menjiplak karya ini dalam bentuk apapun, termasuk mengambil salah satu kutipan dari cerita ini. #Ayo temen-temen bantu ramaikan tagar #setelahlangitberbisik dan #sembuhdaripatahhatibersamamentari diakun instagram @mentarii_rzky dan juga tik-tok @mentari. SELAMAT MEMBACA ^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines