NETRA

NETRA

  • WpView
    Reads 2,899
  • WpVote
    Votes 372
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 4, 2025
" jiejie, berjanji lah jangan pernah meninggalkanku, jangan pergi seperti ayah dan ibu." "Tentu saja, adik kecilku. Aku akan berjanji . Jiejie ini milikmu, jika bukan kau yang menyuruhku pergi maka aku tidak akan pergi, bagaimana?" "Bagaimana mungkin aku yang menyuruh mu pergi, jiejie. Kau satu-satunya yang aku miliki di dunia ini." _________________________________ Nyatanya janji pada hari itu suatu hari nanti akan gadis itu ingkari, setelah memberikan seluruh hal yang ia miliki. Termasuk penglihatannya, sang kakak akan pergi meninggalkan adiknya seorang diri. Karena tubuhnya... hampir tidak bisa lagi bertahan. __________________________________ Terinspirasi dari kisah drama. Nama dan karakter tak sepenuhnya milikku, just fanfiction story. https://www.wattpad.com/story/388879171?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=elljiee_
All Rights Reserved
#112
fangsoffortune
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LUNAR VEIL: The Hidden Path
  • Dua cangkir satu Meja
  • ALVIN (On Going)
  • [END] Love Yourself : The Secret Of Life
  • Fading Out Flickers
  • I FOUND YOU S2
  • I'm Broken - Zee
  • Hujan di Langit Aresta

Hidup dengan bekerja keras setiap harinya, begitulah kehidupan yang Yuanzhi jalani. Dirinya tidak keberatan dengan hal itu, tapi yang namanya pemikiran seorang remaja yang bahkan belum dewasa. Pasti terselip sebuah keinginan konyol untuk mengubah takdirnya agar menjadi lebih baik dengan cara yang instan. Yuanzhi tidaklah hidup kekurangan, tapi tidak juga memiliki harta berlebih untuk dihamburkan. Sehingga dengan kesadaran dirinya sendiri Yuanzhi mulai mencicil beberapa pekerjaan yang menghasilkan uang-tentu saja dengan bakat dan kemampuan yang bisa dilakukannya. Walau tidak ada keterpaksaan, bahkan sebetulnya orang tua dan kakaknya berkata untuk tidak mengambil pekerjaan. Namun Yuanzhi tetap bersikeras, tidak lain untuk mendapatkan hal yang diinginkannya menggunakan kedua tangannya sendiri tanpa harus membebani keluarganya. Tapi begitu, lambat laun melihat teman-teman seumurannya dengan mudah bisa mendapat apapun yang mereka inginkan dan tanpa melalui kerja keras yang panjang. Membuat rasa ingin disisi hati kecilnya yang lama kelamaan rasa ingin menjadi seperti mereka bertambah besar. Hingga suatu malam, tepat pada saat bulan purnama. Sepulang bekerja dari pekerjaan paruh waktunya disebuah café, Yuanzhi teringat dengan sebuah iklan internet konyol yang berkata. 'Buatlah permintaan tepat pada saat malam bulan purnama.' Yuanzhi yang mungkin dalam alam bawah sadarnya mengharapkan sebuah kejaiban, akhirnya dengan spontan berkata dalam hatinya. Dirinya ingin hidupnya menjadi lebih baik, tidak banyak bekerja keras dan terus mendapatkan apa yang dia inginkan. Yang membuatnya terkejut adalah, pada saat membuka mata keesokan paginya. Permintaan konyolnya benar-benar terkabul. Hidupnya berubah, jauh lebih baik. Menjadi keluarga kaya raya dengan harta yang melimpah ruah. Tapi ada satu hal yang aneh, yang membuat Yuanzhi lambat laun menyesali permintaannya. Tidak banyak bekerja keras, itu benar-benar terkabulkan, tapi dengan cara yang tidak pernah disangkanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines