DENJA : US, BACK THEN

DENJA : US, BACK THEN

  • WpView
    Reads 57,262
  • WpVote
    Votes 5,067
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 18, 2026
Janji masa kecil membawa Mica kembali setelah delapan tahun menghilang tanpa kabar. Dia pulang dengan perasaan yang tidak pernah berubah, tanpa menyadari bahwa Denja telah memilih untuk melupakan segalanya dan membiarkan orang lain mengisi hatinya. Pertemuan kembali ini justru menjadi luka yang semakin dalam karena Denja bersikeras bahwa masa lalu mereka tidak lagi memiliki arti. Namun, meskipun mulutnya berkata tidak peduli, Denja nyatanya tidak pernah rela setiap kali melihat Mica didekati lelaki lain. Dia enggan mengakui perasaannya, tetapi juga tidak ingin melepaskan Mica dari jangkauannya. Di antara sikap Denja yang terus berubah-ubah itu, sebuah pilihan besar harus segera diambil. Jadi Denja, siapa yang sebenarnya kamu inginkan? Mica yang hadir kembali dari masa lalu, atau Stella yang telah mengisi kekosongan saat Mica pergi? Dan untuk Mica, apakah kamu akan tetap bertahan pada Denja yang tidak punya pendirian, atau sudah saatnya kamu berpaling pada lelaki lain?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Almost Married (END)
  • R É G A L I S [REVISI]
  • Where They All Look At
  • NINGRUM
  • SECOND TASTE
  • The Imperfect Señorita
  • Hot girl
  • Kesayangan Mas Juragan!

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines