05.02 || Revisi (Low Update)

05.02 || Revisi (Low Update)

  • WpView
    Reads 232
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 3, 2026
Menceritakan sebuah angka di kalender yang memiliki arti tersendiri bagi siapa yang mengetahui kejadian di hari itu. Angka yang tak ingin di dengar dalam kalender. Tidak ada seorang pun yang ingin membahas hari di tanggal itu setelah tanggal itu berlalu. "Bersedih bukan hal yang baik!" -Devano Farhan. "Dunia terlalu berisik." -Chelyn Grecya. "Mereka jahat! Membunuh Ibuku yang tak bersalah!" -Galih Putra Akbar "Kesabaran jadi kunci keteguhan." -Galuh Putra Akbar. "Hal yang paling menyakitkan adalah kehilangan diri sendiri dalam proses terlalu mencintai seseorang, dan lupa bahwa kamu juga butuh istirahat." - Maulana Dilan Putra. "Aku hanya ingin mendapat perhatian." -Karin Putri Lestari. "Jangan biarkan sedih menguasai dirimu." -Angga Marendra Yudistira "Tidurlah, tidak ada siapapun yang mengganggumu lagi." - ??? Start: 27 Januari 2025 (pembuatan) 8 April 2025 (terbit. Rev;10) Finish: - 🎖️4 #billlie (19072025) 🎖️6 #suyeon (19072025) In YT music name playlist: 05.02
All Rights Reserved
#423
pov
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Our Emergency Calls
  • SKY
  • I KNOW YOU DON'T CARE
  • Antara Aksara dan Kata
  • You Are Home || Enhypen
  • DUNIA HAMPA
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • Is It Home ?
  • Eccedentesiast | Jay Enhypen

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

More details
WpActionLinkContent Guidelines