EGALITER: Twinflame Life Lessons

EGALITER: Twinflame Life Lessons

  • WpView
    Membaca 1,128
  • WpVote
    Vote 109
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Apr 9, 2025
"Ga bisa ya kita sama-sama sampai akhir?" "Hahaha! Sayang, aku anak pertama, wibawa dan kebanggaan keluarga. Kamu anak bungsu, kesayangan keluarga. Gimana? Kamu bisa bayangkan apa yang akan terjadi?" ===================================== Hubungan itu harus setara. Benar. Entah itu pertemanan, hubungan kerja, apalagi romansa antara dua manusia. Lantas, apakah kesetaraan akan selalu membawa kesempurnaan? Lalu, bagaimana jika yang setara itu adalah trauma yang tidak pernah usai? Egi dan Lili. Mereka bertemu dan saling jatuh cinta. Sejoli ini memiliki sampul yang sangat sempurna di mata sosial. Pintar, terpelajar, mapan, dan menawan. Namun, mereka terlalu identik. Bahkan kegilaan mereka juga terlalu setara. Bukankah kesetaraan ini justru menakutkan?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Uncontrollable Love
  • In the Blink of an Eye [PROSES REVISI]
  • Istri Sah Ikky [B×B]
  • Seperempat Aku dalam Dunianya
  • Into the Arms (TAMAT)
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔
  • Till I Meet You
  • Incompatible With Love : Minor Hearts
  • We Are One

"Kita memang punya cinta, tapi dunia punya norma." "Klise. Itu bukan masalah bagiku." "Bagimu, tapi bagiku ini adalah masalah besar. Kurasa, kau harus mengubur dalam-dalam perasaanmu padaku. Aku dan kau mustahil untuk menjadi kita." "Sekalipun norma menentang, sekalipun harus merasakan nestapa sebelum mencapai harsa, aku rela. Dan meskipun lengkara, tapi litani ku akan tetap sama. Menjadikanmu manusia yang paling ingin aku ajak segalanya." *** Perjalanan cinta itu tidak mudah. Tidak ada yang berjalan mulus tanpa ada lika-liku. Seperti halnya perjalanan cinta dua insan berjenis kelamin sama yang dipertemukan tanpa sengaja namun percaya bahwa mereka ditakdirkan bersama. Meski terjal, meski tak mendapat dukungan semesta sekalipun, keduanya tetap percaya dan berusaha. Seribu badai akan dilalui untuk sebuah kata "CINTA". *** Selamat membaca :)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan