AKSARA "The Second Chance"

AKSARA "The Second Chance"

  • WpView
    Reads 985
  • WpVote
    Votes 314
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 22, 2026
Raga nya tetap disini namun, jiwa nya seolah tersesat di masa lalu. Begitulah kira-kira jika menggambarkan sosok Rhea. Beberapa kejadian membuatnya enggan beranjak bangkit, membenci setiap ruang salah yang sejatinya menjadi ketetapan semesta. Mungkin karena itu, tuhan menghadirkan Aksara untuknya. Berperan sebagai tonggak sekaligus obat bagi Rhea. Janji yang Aksara ikrarkan, akankah ia mampu menuntaskannya? atau Hanya akan menjadi kalimat penenang saja? #1 past time #1 kedai kopi
All Rights Reserved
#86
avoidant
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • JAM 3 SORE
  • Leave To Come Back Again
  • DIA ANGKASA
  • ABU-ABU [selesai]
  • ARKALYA (END)
  • ALKATRIX [COMPLETED]
  • RANZARES
  • RAYAN ✔️ [TERBIT]
  • [✔] AKSARASSA

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines