Judgement In Hand

Judgement In Hand

  • WpView
    LECTURAS 184
  • WpVote
    Votos 36
  • WpPart
    Partes 16
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 12, 2026
Ketika seseorang dihadapkan dengan uang, maka wujud aslinya akan segera terungkap. Kau mungkin bisa menolak pemberian orang, namun tidak untuk kejadiañ yang menimpa Karya, lelaki mandiri yang saat ini sedañg menempuh pendidikan tinggi di Kota Jambi. Semenjak hari itu, hari di mana ia menemukan sebuah dompet, Karya mendapati dirinya perlahan berubah. Tidak dalam artian fisik, tetapi dalam batin dan pola pikir. Dirinya pun menjadi dilema: apakah semua ini mukjizat? Atau justru kutukan untuknya? Tetapi jauh di belahan bumi yang làin, sebuah fenomena telah menggemparkan banyak khalayak. Ini jauh dari kata aneh. Ini misterius. Dan tentunya, perlahan Karya mengetahui semua itu, dan kemudian memutuskan bergerak menghadapinya dengan penuh intrik dan strategi. Bagaimana dunia akan merespons Karya? Dan sejauh mana Karya akan berselancar dalam segala kemungkinan? Novel ini akan memberikan jawabannya, perlahan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • VALEN and The Guide of Shadow
  • Eclipsed (Hitam Tidak Sama Dengan Putih)
  • Warisan Gandari
  • One More Holy
  • DEVOTEE DEVIL {END} ✓
  • ALL OF THEM WANT TO KILL HER (Tamat)
  • Surya (TAMAT)
  • Jangan Jatuh Cinta Padaku (OnGoing)
  • Survival Class : Pelajaran Terakhir

"Aku Nayla. Karyawan Baru yang bekerja di Valen Corp demi menyelamatkan ibuku. Kupikir, ini hanya tentang pekerjaan. Tapi Valen Corp bukanlah tempat biasa. Di balik gedung megah dengan sistem keamanan mutakhir, tersembunyi sesuatu yang bahkan logika pun tak bisa menjelaskan." "Di sini, semua orang tersenyum dengan lidah bercabang. Manipulasi tersembunyi di balik basa-basi. Dan aku, yang hanya ingin bertahan disini, justru menyaksikan hal yang tak seharusnya." "Malam itu, dunia kami terkunci, seolah-olah terlempar ke dimensi lain. Lalu mereka datang. Pembunuh berpakaian hitam, memburu darah, menghancurkan segalanya. Aku melihat orang-orang terbunuh. Aku melihat CEO kami dijadikan target." "Saat darah berceceran dan kebenaran runtuh, mataku... berubah. Seolah tahu jalan keluar. Seolah bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat orang lain. Mereka menyebutnya 'mata seorang Pemandu', mata yang dapat melihat dunia lain, kemampuan membaca jalur, membuka rahasia, dan menyembunyikan kerahasiaan yang tersembunyi di antara realita." "Dan kini keadaannya memburuku. Karena aku bukan hanya saksi. Aku adalah kunci."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido