Ketika Kita Jatuh Cinta

Ketika Kita Jatuh Cinta

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2026
Cinta selalu punya cara tentang bagaimana ia ada. Tak melulu soal bahagia, juga tak selalu berakhir luka. Menurut Kesha, cinta itu luka. Sebab ia belum pernah merasakan bahagia lewat cintanya. Menurut Rei, cinta itu bahagia. Sebab ia tak pernah terluka akan cinta di sekelilingnya. Menurut Razan, cinta itu dusta. Sebab ia terbuang oleh dua cinta yang menjadikannya ada. Tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah. Karna ketika kita jatuh cinta, kita akan punya sudut pandang yang berbeda. Tentang bagaimana cinta memberi makna, pada manusia yang mendambanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIDDEN I (The End)
  • arenka -on going-
  • Let Me Love You Longer
  • luka dan duka [END]
  • LUKA LIANA [Completed]
  • JUNGKIR BALIK DUNIA ANDARA
  • REVANO UNTUK REVA
  •  ANATHA
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt

"Apa yang bisa dibanggakan darimu?" Sebuah hubungan yang kompleks antara seorang ayah dan anak perempuannya. Ayah tersebut tidak pernah menunjukkan kasih sayang dan penerimaan terhadap anaknya, bahkan menganggapnya sebagai beban keluarga. *** Diasha hanya ingin satu hal, dicintai oleh ayahnya sendiri. Namun kasih sayang itu tak pernah datang, bahkan seolah tak pernah diharapkan. Ia tumbuh dalam rumah yang penuh dingin dan diam, mencoba menjadi anak baik agar dilihat, agar dianggap tapi hasilnya selalu sama, hampa. Meski begitu, Diasha tak pernah benar-benar bisa membenci ayahnya. Di hatinya, pria itu tetap sosok penting yang tak tergantikan. Sayangnya, apakah ayahnya berpikir hal yang sama? Ketika cinta yang seharusnya melindungi justru melukai, Diasha dihadapkan pada pertanyaan paling pahit dalam hidupnya: Apa gunanya hidup... jika rasanya seperti mati Attention: Cerita ini mengandung tema yang sensitif dan dapat memicu emosi yang kuat pada pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa. Mohon untuk tidak terlalu terpengaruh oleh cerita ini. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala reaksi emosi yang mungkin timbul, termasuk kebutuhan akan tisu. •dilarang keras menciplak karya ini•

More details
WpActionLinkContent Guidelines