غلاف قصة RAIN NA بقلم hujanditepidanau
RAIN NA
  • WpView
    مقروء 103
  • WpVote
    صوت 23
  • WpPart
    فصول 3
  • WpView
    مقروء 103
  • WpVote
    صوت 23
  • WpPart
    فصول 3
مستمرّة، تم نشرها في ينا ٢٨, ٢٠٢٥
Di bawah rintik hujan, di sanalah mereka bertemu. Lelaki berwajah teduh, dengan mata sayu yang menyimpan sejuta cerita, bagaimana Rain Algisya, dengan pesonanya yang begitu memikat, mampu dengan mudahnya menaklukkan hati gadis itu?  Rain, kau sangat menarik!

Aina Rayanika jatuh cinta pada seseorang yang datang tak terduga, seperti hujan yang tiba-tiba turun dan tiba-tiba reda. Meskipun terkadang mendung datang lebih dulu, Rain Algisya tidak pernah menunjukkan tanda-tanda, atau mungkin, akulah yang tak menyadari?

Sungguh, apa yang terjadi ini? Kau membuatku penasaran, Rain...

Mengingat hati Aina Rayanika pernah patah, akankah ia menemukan cinta baru yang abadi?
جميع الحقوق محفوظة
قم بالتسجيل كي تُضيف RAIN NA إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
Rainangkasa #2 [END] بقلم AmandaPutri685
38 أجزاء مكتمِلة
Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?