" Gua gak pernah berharap Lo datang !!! " Udarakasa menatap tajam sosok di depannya. " Lo bukan buta ataupun tuli , tapi Lo egois!! , Lo menolak rasa yang ada di diri Lo ! " ucap Udarakasa sembari menekan telunjuknya di dada Shata . " gua tau apa yang gua rasakan, tapi gua takut semua ini akan berakhir luka " ucap Shata sendu . " gua tau saudara Lo gagal ,tapi bukan berarti jalan cerita hidup Lo bakal punya ending yang sama !! " Udarakasa tampak begitu kesal mendengar alasan yang selalu di buat Shata. " maafin gua Kasa! " ucap Shata. " Lo pengecut! " Udarakasa pergi meninggalkan Shata yang mematung di tempatnya.Toate drepturile rezervate
1 capitol